riau24

Turki Bakal Tuntut AS Jika Dicoret dari Proyek F-35 Karena Beli S-400

Kamis, 13 Juni 2019 | 12:53 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Pada pertemuan anggota Partai AK-nya, Presiden Turki Erdogan mengatakan bahwa Turki akan meminta pertanggungjawaban kepada siapa pun yang mengeluarkan Turki dari program F-35.



BACA JUGA : Ulang Tahun ke-73, Donald Trump Habiskan Rp14 Miliar Pasang Iklan di Medsos

Hal ini ditegaskannya menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Patrick Shanahan beberapa waktu lalu yang mengatakan Turki akan ditarik keluar dari program jet tempur F-35 kecuali Ankara mengubah arah dari rencananya untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban atas pengecualian Turki dari program F-35 di setiap platform atas alasan yang tidak jelas atau legitimasi," kata Erdogan melansir dari Sindonews mengutip Reuter. Kamis 13 Juni 2019 .Dia mencatat bahwa Turki juga merupakan mitra manufaktur dalam program ini.

Erdogan juga mengatakan dia ingin membicarakan masalah ini dengan AS via telepon, sebelum ia bertemu dengan Presiden Donald Trump di Osaka, Jepang pada akhir bulan ini.

Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya berencana untuk mengirimkan S-400-nya ke Turki pada bulan Juli, yang bakal mempercepat AS mewujudkan ancamannya untuk menjatuhkan sanksi kepada Ankara jika negara itu melanjutkan kesepakatan tersebut.



BACA JUGA : Dukung Asosiasi Sepak Bola Israel, Merek Olahraga Puma Diboikot Aktivis Kemanusiaan Dunia

Turki dan AS terlibat perdebatan sengit selama berbulan-bulan terkait keputusan Ankara memboyong S-400, yang dinilai tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO.

"Turki telah membeli sistem pertahanan S-400. Ini adalah kesepakatan yang telah dilakukan. Saya berharap sistem ini akan dikirim ke negara kita bulan depan," kata Erdogan. 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...