riau24

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Tindak Pidana Pemilu di Inhu

Jumat, 14 Juni 2019 | 14:43 WIB
 Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting SIK/azi Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting SIK/azi

RIAU24.COM -  RENGAT - Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan 6 tersangka dalam dua kasus dugaan tindak pidana Pemilu yang dilaksanakan 17 April 2019 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting, S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Jumat 14 Juni 2019.

Diterangkannya, kasus pertama dengan laporan Polisi nomor :LP/61/V/2019/RES INHU tertanggal 15 Mei 2019, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, dengan pelapor Dedi Risanto selaku ketua Bawaslu Inhu dengan tersangka berinisial T.



BACA JUGA : Sovia Warman Praperadilkan Polisi, Jaksa dan Ketua Bawaslu Inhu

“Berkas perkara dalam proses tahap 1, artinya sudah kita limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diteliti,” ungkap Misran.

Selanjutnya, kasus dugaan tindak pidana Pemilu berikutnya dengan nomor Polisi LP/63/V/2019/RES INHU tanggal 18 Mei 2019, dilaporkan Dedi Risanto, selaku Ketua Bawaslu Inhu.

“TKP berada di Kecamatan Rengat dan tersangka berjumlah lima orang, yakni RR, M, MR, DR serta SW,” terangnya.



BACA JUGA : Mengenaskan, Gara-gara Jalan Rusak, Jenazah Warga di Inhu Terpaksa Diangkut Pakai Motor

Diungkapkan Misran, kasus ini masih dalam proses pemberkasan dan dalam waktu dekat, berkas sudah dapat dilimpahkan ke JPU untuk diteliti.

“Proses penyidikan hampir rampung, setelah itu secepatnya berkas kita limpahkan ke JPU,” pungkasnya.***


R24/phi/azi

 

PenulisR24/phi


Loading...

loading...