riau24

Hendri Tak Berkutik, Saat Polisi Temukan Ribuan Pil Ektasi Yang Disimpannya Dalam Tanah

Sabtu, 15 Juni 2019 | 07:07 WIB
Tersangka YH tak berkutik saat diringkus petugas kepolisian, karena kedapatan memiliki narkotika Tersangka YH tak berkutik saat diringkus petugas kepolisian, karena kedapatan memiliki narkotika

RIAU24.COM - Peredaran narkoba di wilayah Provinsi Riau terbilang cukup tinggi, hal itu dapat dilihat dari jumlah pengungkapan yang telah dilakukan oleh aparat Kepolisian Riau dan instansi lainnya.

Berbagai cara pun dilakukan para pelaku untuk dapat mengelabui petugas dalam peredaran narkotika tersebut, seperti yang dilakukan YH alias Hendri warga Jalan Bunga Tanjung, Kelurahan Delima, Pekanbaru.

Tersangka YH diamankan Tim Opsnal Polsek Senapelan, karena kedapatan memiliki dan diduga juga mengedarkan narkoba jenis Sabu dan Pil Ekstasi dirumahnya.



BACA JUGA : Pundak Ditikam Hingga Tangan Nyaris Putus, Korban Pembacokan Di Foodcourt Ungkap Fakta Berbeda

"Sebulan lebih dilakukan pengintaian, tim kita berhasil mengamankan 454 gram Sabu dan 7.425 butir pil ekstasi di rumah tersangka," ungkap Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga didampingi Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko.

Disebutkan Ritonga, Barang haram tersebut diduga berasal dari Negara Malaysia, dan bakal diedarkan di Pekanbaru.

"Untuk mengelabui aparat, YH menyimpan barang haram tersebut di dalam ember cat dan bahkan ada yang di dalam tanah, yang disembunyikan didua lokasi berbeda," terang mantan Kapolsek Tampan ini.



BACA JUGA : Belasan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Jalan RoRo Pakning-Bengkalis

Dari hasil pemeriksaan terhadap YH. ia mengaku diupah sebesar Rp5.000 untuk per butir Ekstasi dan Sabu sebesar Rp50.000 per gram atau sekitar Rp59 juta.

Rencananya, barang bukti narkotika akan diedarkan di Pekanbaru. Polisi masih mengejar pelaku lain yang turut terlibat dalam jaringan ini. "Kita belum tau pengirimnya dan masih penyelidikan," yakinnya.

Atas perbuatannya, pelaku YH dijerat Pasal 114 dan 112 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup.

 
PenulisR24/amri


Loading...

loading...