riau24

Mesir Kesal Soal PBB Serukan Penyidikan Kematian Morsi

Rabu, 19 Juni 2019 | 21:38 WIB
Morsi Morsi

RIAU24.COM -  Pemerintah Mesir meleparkan kecaman atas seruan Dewan HAM PBB atas kematian mantan Presiden Mesir, Mohamed Morsi. Dewan HAM menyerukan adanya penyelidikan independen atas kematian Morsi.



BACA JUGA : Calon Menhan AS Sebut Keputusan Turki Beli S-400 Rusia sebagai Kesalahan

Sebelumnya Juru bicara Komisaris Tinggi HAM PBB, Rupert Colville menuturkan, bahwa setiap adanya kematian mendadak seorang tahanan, harus diselidiki dengan seksama, untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Setiap kematian mendadak dalam tahanan harus diikuti oleh penyelidikan yang cepat, tidak memihak, menyeluruh, dan transparan yang dilakukan oleh badan independenuntuk mengklarifikasi penyebab kematian," kata Colville,

Sementara itu Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Ahmed Hafez dalam sebuah pernyataan menyatakan, bahwa seruan yang disampaikan Dewan HAM tersebut adalah upaya untuk mempolititasi kematian Morsel.

"Itu adalah upaya yang disengaja untuk mempolitisasi kasus kematian yang alami," ucap Hafez, seperti dilansir Sindonews mengutip PressTV pada Rabu 19 Juni 2019.



BACA JUGA : Ibu Guru Cantik Ini Ajak Muridnya Berusia 13 Tahun Bersetubuh, DIlakukan di Mobil dan Dalam Kelas

Sementara itu, sebelumnya kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Ahmed Al Raissouni menyalahkan Mesir atas kematian Morsi. Namun, bukan hanya Mesir, dia juga mengecam dunia Arab dan dunia Muslim termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Universitas Al-Azhar atas kematian presiden yang dikudeta tersebut.

"Kasus Mohamed Morsi merupakan aib dan (hasil) komplotan berbahaya oleh konspirasi kriminal keluarga Al Saud dan Al Nahyan yang terlibat dalam pembunuhan martir Mohamed Morsi," tandasnya.

PenulisR24/riko


Loading...

loading...