riau24

Penanganan Abrasi Tahun 2020-2024 Melalui RPJMN

Minggu, 07 Juli 2019 | 19:12 WIB
Salah saatu titik abrasi di Bengkalis/hari Salah saatu titik abrasi di Bengkalis/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman, Jumat, 5 Juli 2019  kemarin melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) penanganan abrasi dengan jajaran Pemprov Riau, Pemkab Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis tersebut dipimpin Asisten Deputi Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Sahat M Panggabean.

Rapat tersebut sebagai tindaklanjut  peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi yang terdampak abrasi oleh tim studi (peneliti) yang dikoordinir Kemenko Bidang Kemaritiman.

BACA JUGA : Kelompok Peternak Sapi di Bengkalis Terima Bantuan Kementerian Pertanian

Adapun lokasi yang ditinjau tersebut adalah Desa Meskom (Kecamatan Bengkalis), Desa Jangkang, Mentayan, Muntai, Pambang Pesisir dan Pambang Baru (Kecamatan Bantan).

Selain dari Kemenko Bidang Kemaritiman, tim studi yang turun ke lapangan tersebut berasal dari sejumlah kementerian dan lembaga seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kemudian, Kementerian  Kelautan dan Perikanan (KP), Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Markas Besar TNI Angkatan Laut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Restorasi Gambut (BRG).

Sahat M Panggabean mengatakan, penanganan abrasi di pulau-pulau terluar, khususnya yang berbatasan dengan negara lain, akan dimasukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Begitu juga anggarannya,” kata Sahat M Panggabean yang saat memimpin Rakor tersebut didampingi Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis H Tajul Mudarris dan Kepala Bappeda Provinsi Riau Supriadi.



BACA JUGA : Rakernas Ricuh, PAN Belum Tentukan Lokasi Kongres

Sahat M Panggabean juga menjelaskan, hasil peninjauan lapangan dan Rakor tersebut selanjutnya akan dibahas dalam Rakor yang akan langsung dipimpin Menko Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan.

Rakor akan dipimpin Menko Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan tersebut, imbuhny, dijadwalkan dilaksanakan 15-18 Juli mendatang.

Selain Tajul Mudarris, adapun Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis yang hadir dalam Rakor di lantai II Kantor Bupati Bengkalis tersebut, diantaranya Kadis Lingkungan Hidup H Arman AA, Kepala Badan Kesbangpol H Hermanto Baran, Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, Kadis Kelautan dan Perikanan H Herliawan dan Kepala Bappeda yang diwakili Sekretaris Rinto.***


R24/phi/hari
    

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...