riau24

Gara-gara Wajahnya Sangat Mirip, Jokowi KW Super Ini Malah Sempat Ketakutan

Selasa, 09 Juli 2019 | 14:16 WIB
David Gunawan yang memiliki wajah begitu mirip dengan Presiden Joko Widodo. Foto: int David Gunawan yang memiliki wajah begitu mirip dengan Presiden Joko Widodo. Foto: int

RIAU24.COM -  Hanya karena memilki wajah yang mirip dengan orang terkenal, bukan berarti akan selalu mengalami hal-hal yang menyenangkan. Bahkan sebaliknya, terkadang ada hal-hal yang tak terduga yang datang menghampiri. Salah satunya adalah rasa takut.

Itulah yang dirasakan David Indrajaya, warga Bandung, Jawa Barat, yang wajahnya disebut-sebut sangat mirip dengan Presiden Joko Widodo. Sejak keberadaannya terpantau wartawan, David pun mulai sering terekspos di berbagai media massa. Sehingga belakangan namanya lebih sering dipanggil dengan julukan, yakni Jokowi KW Super.

Sejatinya, David adalah seorang musisi sekaligus pengusaha. Namun kedua profesi itu seolah tenggelam sejak tahun 2015 lalu. Hal itu setelah publik mengetahui wajahnya memiliki kemiripan yang begitu dekat dengan Jokowi. Buntutnya, ia pun sempat dipanggil dengan Pakle Jokowi, plesetan dari sebutan pakde untuk Presiden Jokowi.



BACA JUGA : Banyak Keraguan, 4 Zodiak yang Sulit Jatuh Cinta

Dilansir kompas, Selasa 9 Juli 2019, David pun menuturkan awal mulanya ia disebut sebagai Jokowi KW Super. Hal itu bermula ketika pada tahun 2015 lalu, saat ia beserta istri dan anak-anaknya baru pulang kondangan.

Sebelum sampai ke rumah, ia mengisi BBM di salah satu SPBU di kawasan Lingkar Selatan, Bandung. Ketika itulah, ada sekitar 10 ibu-ibu berteriak “Pak Jokowi...Pak Jokowi...” Ia langsung melihat sumber suara. Begitu ia menolah, ibu-ibu tersebut makin semangat berteriak memanggil Pak Jokowi.

“Saya aneh. Lalu saya bilang, 'saya? Bukan-bukan, saya bukan Pak Jokowi'. Istri saya juga aneh, mirip Pak Jokowi dari mana,” tuturnya panjang lebar.

Tak berhenti sampai di situ, kejadian serupa berulang lagi sebulan kemudian. Ketika itu, ada pihak yang perlu pria dengan wajah mirip Jokowi. Lalu teman istrinya merekomendasikan. Hasilnya, David pun terpilih memerankan acara komedi sebagai pemain figuran dengan memerankan sosok Jokowi.

Puncaknya terjadi saat Festival Parahyangan pertengahan 2016 lalu. Saat Jokowi menyalami pengunjung, David yang mengenakan pakaian khas Jokowi memperkenalkan diri bahwa dia impersonatornya dan Jokowi tersenyum.

“Ketika hendak pulang, Pak Jokowi memberhentikan mobilnya. Ternyata manggil saya nyuruh Paspampres di antara kerumunan orang. Saat itu Istrinya (bu Iriana) ketawa, lucu ya bisa sama,” katanya menirukan ucapan Iriana.



BACA JUGA : Tak Nyangka, Rupanya Sebesar Ini Gaji Gaji Tukang Cuci Piring di Kapal Pesiar

Job Musik dan Bisni Sepi
Namun tidak selamanya memiliki wajah serupa dengan Jokowi, membuat aktivitas David jadi lancar.  Sejak dikenal sebagai Jokowi KW Super, job musiknya sepi. Namun, ia kini bisa bermain di panggung besar seperti konser Putih Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK) yang diisi Slank. Ia pun bisa bermain bersama 100 gitaris dan terakhir kolaborasi dengan beberapa pemain Boomerang. Permainan bass yang dia lakukan, tentunya dengan menggunakan style Jokowi.

Sementara dari sisi bisnis, saat ini David juga tengah lesu. Awalnya, ia memiliki usaha hand made cajon. Bahkan ia sudah ekspor hingga ke Australia. Cajon merupakan alat musik perkusi berbentuk kotak. Cajon memiliki enam sisi dengan lubang di salah satu sisi. Cara memainkannya dengan menepuk sisi-sisi cajon dengan tangan, jari, atau alat seperti stik drum.

Lalu beberapa tahun ini, Cajon produksi China membanjiri Indonesia. Usahanya pun menjadi sepi, meski kualitas produknya jauh lebih baik. “Hand made itu detail beda sama produk pabrikan. Tapi ya tetap saja usaha saya (terpuruk),” ungkapnya.

Namun selain kisah-kisa menyenangkan, menjadi duplikat Jokowi juga bisa membawa kekhawatiran untuk orang-orang terdekat David. Misalnya saat gugatan hasil pemilu di MK.

“Ada (beberapa) yang mengontak untuk berhati-hati. Ada juga yang memperingatkan untuk tidak menggunakan baju hitam putih, takutnya ada apa (salah sasaran),” tutupnya. Wah... ***

 

PenulisR24/wan


Loading...

loading...