riau24

Pastikan PPDB Berjalan Baik, Ketua DPRD Pelalawan Sidak Sejumlah SMPN

Selasa, 09 Juli 2019 | 20:56 WIB
Ketua DPRD Pelalawan/int Ketua DPRD Pelalawan/int

RIAU24.COM -  PELALAWAN - DPRD Pelalawan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kepada sejumlah sekolah SMPN di Pangkalan Kerinci, terkait penerapan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019.

Sidak dilakukan oleh Ketua DPRD Nasarudin SH MH bersama Ketua Fraksi Golkar, Baharudin SH, Selasa (9/7/2019).

"Kita ingin memastikan, PPDB berjalan dengan baik. Siswa tertampung, dan bisa bersekolah," kata Nasarudin, kepada Riau24.com.

Sidak dimulai dari SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci yang berlokasi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci. Rombongan wakil rakyat ini, ditemui langsung Kepala Sekolah (Kepsek), Abu Tohir.



BACA JUGA : Masalah Tanaman Kehidupan, DPRD Pelalawan Akan Bentuk Tim Khusus

Abu Tohir memberikan penjelasan, penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci menerapkan siatem zonasi. Terungkap, banyak calon siswa yang tidak tertampung disekolah ini lantaran terbatasnya ruang kelas atau rombongan belajar (rombel).

Kemudian dilanjutkan ke SMP 2 Negeri Pangkalan Kerinci. Sekolah ini masih dimungkinkan untuk dibuka kelas baru, namun kendala yang mendasar kurangnya guru pengajar.

"Kita diminta untuk membuka 8 kelas baru oleh Disdik, bisa dilakukan tapi kendalanya guru pengajar kurang, terutama guru Matematika dan PPKN," kata Kepsek SMPN 2 Pangkalan Kerinci, Emilia kepada rombongan dewan.

Ketua Fraksi Golkar Baharudin mengatakan, pihaknya meminta daftar penerimaan siswa pada sekolah yang dikunjunginya. Hal ini untuk memastikan PPDB berjalan dengan baik. Dikhawatirkan banyak siswa putus sekolah lantaran pihak sekolah menolak.



BACA JUGA : Operasi Pekat di Pangkalan Lesung, Pria dan Wanita Dalam Satu Kos Diamankan

"Kita minta daftar penerimaan siswa, berapa yang diterima dan apa sudah sesuai dengan zonasi ini yang akan kita cek, takut ada permainan,"ujarnya.

Ada kekhawatiran, sebut Bahar, permainannya ada di surat keterangan domisili yang dikeluar RT dan RT. Ini salah satu celah bermain. Dan Dewan akan melakukan pengecekatan terhadap hal tersebut.***


R24/phi/ardi

 

PenulisR24/ardi


Loading...

loading...