riau24

Bikin Heboh, di Kampus Porno Ini Kabarnya Ada Praktik Seksual Langsung

Kamis, 11 Juli 2019 | 11:07 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Sebuah kampus yang didirikan di Medelin, Kolombia, saat ini sedang marak disorot. Bukan kampus sembarang kampus, namun di sini hanya khusus mengajarkan hal-hal yang berbau porno. Kampus tersebut kabarnya menyediakan pelatihan dalam bidang produksi, akting, hingga penjualan materi pornografi.

Yang buat kaget, salah satu materi yang diajakarkan adalah praktis seksual secara langsung. Wah!



BACA JUGA : Turki Naik Pitam, AS Hapus Ankara Dalam Program Jet Tempur F-35

Dilansir The Sun, kampus yang membuat heboh ini didirikan Amaranta Hank, mantan jurnalis yang kini beralih profesi sebagai aktris porno, Amaranta Hank. Tentu saja sosoknya jadi ikut menjadi sorotan, karena kampusnya yang lain dari yang lain itu.

Dikutip viva, Kamis 11 Juli 2019, Amaranta mengaku membuka kampus porno itu karena  terinspirasi dari sejumlah orang yang ingin merasakan sisi lain kehidupan yang lebih seksi.

Dia sendiri mengaku kesulitan masuk dunia tersebut karena tekanan sosial dan kecaman terhadap para pekerja seks.

"Ide ini datang setelah saya menerima pesan dari orang-orang yang mengaku mereka lelah dengan rutinitas pekerjaan dan ingin jadi bintang porno atau masuk bisnis tersebut," ungkapnya.



BACA JUGA : Mantan Bos Label Naungan Blackpink Yang Hyun Suk Jadi Tersangka Prostitusi

Dengan adanya kampus itu, menjadi cara Amaranta membantu para produser dan aktor porno mengembangkan kariernya. Di dalamnya, Amaranta disebut-sebut mengajarkan praktik langsung adegan-adegan panas dalam industri porno.

Gilanya lagi, Amaranta bahkan dilaporkan melakukan adegan panas dengan 12 orang sehari demi memberikan motivasi langsung pada para pesertanya.  

Beberapa materi yang diajarkannya antara lain soal bagaimana menjadi seorang aktris porno, bagaimana memproyeksikan karakter sebagai artis porno, cara mendapatkan keuntungan, dan bagaimana membuat adegan porno yang sempurna.

Sejauh ini, belum ada kabar seperti apa reaksi dari pemerintah setempat, apakah menolak atau memperbolehkan kampus tersebut beroperasi. Wah! ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...

Terpopuler