riau24

Polemik Rekonsiliasi dan Pemulangan Habib Rizieq, ini Kata Pengamat

Jumat, 12 Juli 2019 | 14:33 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab

RIAU24.COM - Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana, Afdal Makkuraga mengatakan ada baiknya proses tersebut tidak menambahkan embel-embel pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

"Rekonsiliasi dan pemulangan itu merupakan dua hal yang terpisah, kasus HRS itu tidak ada kaitannya dengan pilpres," ujar Afdal dikutip dari Bisnis.com, Kamis, 11 Juli 2019.

Jika terjadi rekonsiliasi, katanya, seharusnya menjadi pertemuan yang tulus diantara dua tokoh bangsa tanpa harus dibebani permintaan-permintaan tertentu.


BACA JUGA : Tak Setujui SIkap Trump, Kongres Amerika Blokir Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Afdal menilai penting rekonsiliasi terjadi diantara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto agar masyarakat kembali bersatu kembali pascapemilu.

"Ke depan kan tidak ada lagi 01 atau 02 bahwa kemarin ada dukungan sampai 58 juta untuk Pak Prabowo itu adalah bagian dari proses demokrasi dan setelah proses pemilu selesai maka itu menjadi hilang, yang ada ialah rakyat Indonesia," katanya.

Dia juga menyebutkan, untuk Habib Rizieq Shihab seharusnya tidak sulit untuk menyelesaikan persoalan tersebut. HRS bisa kembali ke Tanah Air, setelah itu melalui tahapan pemeriksaan sesuai hukum positif yang berlaku di Republik Indonesia.


BACA JUGA : Pemerintah RI Marah Tokoh Separatis Papua Ini Dapat Penghargaan di Oxford

Jika memang tidak bersalah, maka Habib Rizieq Shihab akan bebas dari kasus yang disangkakan padanya. "Kasus HRS itu murni sangkaan pidana, tidak ada menyangkut pilpres," demikian Afdal.

PenulisR24/ibl


Loading...

loading...

Terpopuler