riau24

Tanpa Hambatan, Pesawat Keenam Pembawa Komponen S-400 Rusia Tiba di Turki

Minggu, 14 Juli 2019 | 19:18 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Tidak mengalami hambatan,  pesawat Rusia keenam dengan sejumlah komponen untuk sistem rudal S-400 mendarat dengan lancar di Pangkalan Udara Murted, Ankara, Turki pada Minggu 14 Juli 2019. Demikian laporan yang dikeluarkan Kementerian Pertahanan Nasional Turki.



BACA JUGA : Dokter Dibuat Bingung, Bayi Perempuan Dengan Tiga Kepala Lahir di India

Sebelumnya, pesawat kelima yang membawa komponen S-400 juga telah mendarat di sana.

"Pengiriman sistem pertahanan udara S-400 berlanjut. Untuk itu, pesawat keenam telah mendarat di Pangkalan Udara Murted, " kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sindonews mengutip TASS.

Pengiriman sistem rudal S-400 Rusia ke Turki dimulai pada 12 Juli lalu. Menurut Kementerian Pertahanan Nasional Turki, pada hari itu tiga pesawat kargo mengirim beberapa traktor truk serta kendaraan pengangkut dan pemuatan untuk sistem S-400 ke Pangkalan Udara Murted. Pesawat Rusia lain tiba hari berikutnya.

Laporan pertama tentang pembicaraan antara Rusia dan Turki tentang pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-400 muncul pada November 2016. Rusia mengkonfirmasi pada September 2017 bahwa kontrak yang relevan telah ditandatangani. Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar sebelumnya mengatakan bahwa penyebaran sistem rudal darat-ke-udara S-400 dapat dimulai pada Oktober 2019.

CEO perusahaan teknologi tinggi Rusia Rostec, Sergei Chemezov, pada Desember 2017 mengatakan bahwa kesepakatan S-400 bernilai USD2,5 miliar.

Washington sebelumnya memperingatkan bahwa mereka mungkin menolak Turki untuk membeli pesawat pembom tempur F-35, jika Ankara terus maju dengan kesepakatan S-400.



BACA JUGA : AS Akan Bertindak Agresif Jika Iran Tidak Bebaskan Kapal yang Dirampas

S-400 adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi di Rusia pada tahun 2007. S-400 dirancang untuk menghancurkan rudal balistik pesawat, jelajah dan balistik, termasuk rudal jarak menengah. Rudal ini juga dapat digunakan terhadap instalasi bawah tanah. S-400 dapat membidik target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 30 km.

PenulisR24/riko


Loading...

loading...