riau24

Biaya Parkir Sering Dikeluhkan Selama Pacu Jalur Teluk Kuantan, Dishub akan Lakukan Penataan

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:28 WIB
Kadis Perhubungan Asmari, S. Sos./zar Kadis Perhubungan Asmari, S. Sos./zar

RIAU24.COM -  TELUK KUANTAN - Selama berlangsungnya Festival Pacu Jalur (FPJ) Tradisional di kota Teluk Kuantan, banyak keluhan dari masyarakat yang menonton FPJ terutama soal biaya parkir.

Masyarakat sering mengeluhkan tentang biaya parkir yang mahal dan semrawutnya parkir kendaraan, mulai dari kendaraan roda dua, kendaraan roda empat maupun kendaraan roda enam dan sebagainya.

Menyikapi kondisi itu, menghadapi FPJ yang akan berlangsung pada tanggal 21 sampai 25 Agustus  2019 mendatang, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi yang bertanggung jawab terhadap persoalan parkir tersebut, mulai menyusun peraturan tentang parkir selama berlangsungnya FPJ di Kota Teluk Kuantan.



BACA JUGA : Resmi Masuk Kalender Pariwisata, Andi Putra Apresiasi Menpar RI

"Saat ini kita sedang menyusun Peraturan yang nantinya dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kuantan Singingi, khusus selama berlangsungnya FPJ di Teluk Kuantan," Ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi, Asmari, S.Sos, kepada Riau24.com di ruang kerjanya, Selasa (16/7).

Dikatakannya, untuk lokasi parkir kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat maupun roda enam, akan berada di lahan perkantoran pemda, tepi jalan umum, terminal dan lahan yang dikuasai oleh Pemerintah Desa (lahan warga).

"Lahan ini merupakan yang berada di seluruh Kota Teluk Kuantan, Pasar, Koto Taluk, Sawah, Beringin, Simpang Tiga, Seberang Taluk dan Pulau Aro," paparnya.

Lokasi yang disebutkan itu, telah meningkat dibandingkan tahun lalu, namun saat ini sangat perlu ada pengaturan. Sehingga ke depannya, tidak ada lagi pernyataan dari masyarakat yang hendak menonton FPJ ini, " parkir semrawut dan biaya parkir mahal," ujarnya.



BACA JUGA : Menpar Janjikan Pacu Jalur Masuk Kalender Wisata Nasional Tahun 2020

"Kita menginginkan, mulai tahun 2019 ini, pernyataan ataupun keluhan dari masyarakat Kuansing dan sekitarnya, ujarnya lagi.

Salah satu cara yang dilakukan Dinas Perhubungan sebagai instansi yang berkewajiban/ berwenang mengurus parkir, adalah Perlu diatur melalui Perbup," Katanya.

"Jadi sangat perlu ada pengaturan khusus, sehingga masyarakat yang hendak menonton Festival Pacu Jalur di Kota Teluk Kuantan, akan merasa aman, tertib, lancar serta nyaman," imbuhnya.***


R24/phi/zar

 

PenulisR24/zar


Loading...

loading...