riau24

BPOM Pekanbaru Ajak 1000 Pelaku UMKM Perhatikan Kesehatan Produknya

Kamis, 08 Agustus 2019 | 22:05 WIB
Foto. Istimewa Foto. Istimewa

RIAU24.COM - Badan Pengawasan Obat dan Makan (BPOM) Pekanbaru menggelar kegiatan bersama 1000 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam kegiatan Intervensi keamanan pangan di Aula Susiana Tabrani Convention Hall, Jalan Bakti Pekanbaru.

Kegiatan yang dilaksanakan dua hari terhitung sejak 7-8 Agustus 2019 ini, mendapatkan apresiasi dari para peserta UMKM yang ada di Riau khususnya Kota Pekanbaru.

Acara ini langsung di buka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Asrizal bersama Kepala BPOM Pekanbaru, M Kashuri dan beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga: Pembangunan Pasar Induk Tak Kunjung Selesai, Pengembang Malah Minta Tambah Waktu

Kepala BBPOM Pekanbaru, M Kashuri pada Riau24.com menyebutkan kegiatan Intervensi Pangan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada pelaku UMKM agar mengetahui betapa pentingnya memperhatikan kesehatan produknya.

"Sebagai instansi yang menangani ini, kita berharap para pelaku UMKM mengetahui dan memperhatikan kesehatan produk-produknya sebelum dipasarkan," ujar Kashuri.

Ia juga menuturkan BPOM Pekanbaru akan memberikan pendampingan kepada UMKM untuk mendaftaran produk yang ada ke balai BPOM.

"Dari sekian banyaknya UMKM yang ada, masih banyak terdapat yang belum memiliki izin dan sertifikat layak uji," ungkapnya.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya mendorong percepatan perizinan.

Selain itu, Kashuri juga berharap dengan kegiatan ini mampu menciptakan UMKM yang tangguh, mandiri dan layak bersaing dengan pengusaha lainnya.

Baca Juga: Pencairan Lambat, Kegiatan DPRD Pekanbaru Terancam Terhambat

Selain itu Ia menyebutkan, melalui intervensi keamanan pangan ini merupakan sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta dunia usaha untuk menciptakan produk atau pangan yang sehat dan layak konsumsi.

"Semoga kerjasama yang baik kedepannya terjalin, kita siap membantu apabila UMKM memiliki kendala dalam kelayan pangan," pungkasnya.

PenulisR24/amri



Loading...
Loading...