riau24

Gara-gara Ini, Manchester United Jadi Bahan Ledekan

Jumat, 09 Agustus 2019 | 15:57 WIB
Tagar menolak MU mencuat karena fans kecewa dengan pasifnya Setan Merah dalam bursa transfer pemain. Foto: int Tagar menolak MU mencuat karena fans kecewa dengan pasifnya Setan Merah dalam bursa transfer pemain. Foto: int

RIAU24.COM -  Manchester United harus rela jadi bahan ledekan. Hal itu disebabkan pasifnya gerakan Setan merah di bursa transfer musim panas ini. Tak hanya fans, bahkan Pizza Hut Inggris pun ikut mengolok-olok MU.

Untuk diketahui, MU hanya mendatangkan tiga pemain baru pada bursa transfer musim panas 2019. Mereka adalah Daniel James dari Swansea City, Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace, dan Harry Maguire dan Leicester City.

Total dana yang dikeluarkan untuk ketiga pemain itu mencapai 150 juta euro atau setara Rp2,5 triliun. Maguire jadi pembelian termahal dengan nilai transfer 80 juta pound sterling.



BACA JUGA : Kursi Zidane di Madrid Makin Panas, Sosok Ini Dikabarkan Bakal Jadi Penggantinya

Tak sampai di situ, fans MU juga harus gigit jari karena tidak ada pemain top yang mendarat di Old Trafford musim panas ini. Sejumlah nama pemain mentereng yang sempat dikaitkan dengan MU seperti Gareth Bale, Paulo Dybala, Bruno Fernandes, Mario Mandzukic, sampai Matthijs de Ligt, ternyata hanya rumor belaka.

Bukannya mendapatkan pemain baru, MU malah kehilangan Romelu Lukaku yang dilepas ke Inter Milan. Sampai bursa transfer Inggris ditutup, MU tak mendatangkan striker baru sebagai pengganti.

Dilansir detik, merasa kecewa dengan manajemen Setan Merah, suporter pun lantas menyuarakan kekecewaannya lewat media sosial dengan tagar #WoodwardOut setelah bursa transfer di Inggris resmi ditutup, Jumat 9 Agustus 2019) dini hari WIB.  Mereka mendesak CEO MU, Ed Woodward, agar mengundurkan diri.



BACA JUGA : Dikepung Asap, Dispora Siapkan Dua Rute Gowes Nusantara 2019

Tak hanya itu, kegagalan MU mendapatkan pemain top pun jadi bahan olok-olok Pizza Hut Inggris.

"Hai @ManUtd apakah Ed masih ingin memesan meja ini atas nama 'rekrutan besar' atau haruskah kami juga membatalkannya?" begitu bunyi cuitan Pizza Hut Inggris di akun Twitter-nya. ***

 

PenulisR24/wan


Loading...

loading...