riau24

Seekor Beruang Madu Mati Terjerat Dilahan Perambahan Hutan

Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:49 WIB
Foto. Istimewa Foto. Istimewa

RIAU24.COM - Seekor beruang madu yang dalam bahasa latinnya Helarctor Malayanus ditemukan tewas, akibat terjerat dikebun milik masyarakat bekas perambahan hutan di desa Batu Teritip, Senepis, Kota Dumai.

Kematian binatang yang dilindungi ini dipastikan oleh Ketua Rimba Satwa Foundation (RSF) Duri, Zulhusni Syukri, Kamis, 15 Agustus 2019.

"Satu ekor beruang madu mati akibat jerat manusia," sebutnya. 

Sebelum beruang tersebut tewas, sempat mendapatkan perawatan seadanya dari tim patroli gabungan RSF dan team patroli Suntara Gajah Pati (perusahaan), Selasa 13 Agustus 2019 sebelum ditangani oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Mereka saat itu mengaku berupaya membebaskan beruang dari jerat yang terbuat dari tali plastik. Saat dilepaskan, kondisi tubuh lemah, kaki kanan membengkak dan dehidrasi.

"Untuk pengawasan, tim memasang kamera trap disekitar lokasi agar bisa memonitoring kondisi beruang. Namun sayang nyawanya tidak dapat tertolong dan mati 50 meter dari lokasi temuan, Rabu, 14 Agustus 2019 silam," sesalnya.



BACA JUGA : Peringati HUT RI ke 74 Tahun, Yayasan Hemadhiro Mettavati Adakan Pesta Rakyat di Rumbai

Himbauannya kepada masyarakat agar tidak lagi memasang jerat. Karena di lokasi, mereka menemukan banyak jerat aktif.

PenulisR24/amri


Loading...

loading...