riau24

Wabup Halim Bantu Rp1 Juta Setiap Jalur yang Ikut Berpacu di Tepian Narosa

Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:15 WIB
Wakil Bupati Kuansing H. Halim saat membuka acara Forum Kades/zar Wakil Bupati Kuansing H. Halim saat membuka acara Forum Kades/zar

RIAU24.COM -  TELUK KUANTAN - Tradisi pacu jalur dan Randai Kabupaten Kuantan Singingi bertekad untuk masuk Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai peserta terbanyak dan menyedot kunjungan wisatawan terbanyak di Indonesia.

Namun bukan hal yang mustahil, apabila  Rekor MURI tersebut dapat dicapai melalui Festival Pacu Jalur (FPJ), karena mampu mendatangkan peserta lebih dari 150, bahkan sampai 200 jalur yang ikut berpacu di Tepian Narosa, serta jumlah pengunjung lebih dari 1 juta orang ke Teluk Kuantan, pada 21 sampai 25 Agustus mendatang.

Oleh karena itulah, sebelum Rekor MURI Indonesia diraih oleh Kuansing dalam pentas FPJ nanti, Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Halim, terlebih dahulu memberikan Rekor MURI berupa bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap jalur yang ikut berpacu di Tepian Narosa.



BACA JUGA : PT RAPP Bantu Panitia Festival Paju Jalur Rp300 Juta, 200 lembar Baju dan Sponsori 4 Jalur

"Jadi sebelum Rekor MURI Indonesia dapat diraih melalui Pacu Jalur, maka saya berikan terlebih dahulu Rekor MURI dari Kuansing, sebesar Rp1 juta setiap jalur yang ikut berpacu di Tepian Narosa nantinya," ungkap Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Halim pada acara Forum Kepala Desa se Kuansing, yang berlangsung di Balai Adat Teluk Kuantan, Kamis (15/8).

Menurutnya, pada tahun 2019 ini, Kabupaten Kuantan Singingi bertekad untuk meraih dua Rekor MURI, yaitu Pacu Jalur dan Randai.



BACA JUGA : Hadiri HUT ke-74 RI, Andi Putra: PR Pemerintah Masih Berat

Kegiatan pacu jalur ini, bukan hanya dikenal atau dapat dilihat di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau semata, akan tetapi juga dapat dilihat di Youtube maupun Media Online.

"Mari kita dukung dan sukseskan Tradisi Pacu Jalur dan Randai Kuansing, supaya bisa meraih rekor MURI Indonesia. Untuk itu pada Pacu Jalur nanti, harus menjadi peserta terbanyak, dan libatkan seluruh komponen masyarakat," pungkasnya.***


R24/phi/zar

 

 

PenulisR24/zar


Loading...

loading...