riau24

Awalnya Damai, Demo di Mimika Berakhir Rusuh, Diduga Ini Penyebabnya

Rabu, 21 Agustus 2019 | 23:08 WIB
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto

RIAU24.COM -  Awalnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Mimika, Papua, Rabu 21 Agustus 2019 tadi berlangsung damai. Namun pada akhirnya, demo tersebut berakhir rusuh. Tepatnya saat massa peserta aksi sudah berada di Gedung DPRD Mimika. Bahkan, aksi tersebut diduga sempat diwarnai dengan aksi penembakan misterius.

Sejauh ini, pihak Kepolisian menduga aksi tersebut telah disusupi provokator. Salah satu indikasinya, aksi yang awalnya menyorot perlakuan rasis yang dialami mahasiswa asal Papua di Jawa Timur itu, diwarnai dengan isu Papua merdeka dan referendum.



BACA JUGA : Tak Nyangka, Begini Rupanya Sandiaga Uno Menilai Rhoma Irama

"Memang benar aksi demo awalnya damai, namun saat orasi di DPR Mimika mereka mengalihkan isu dari penolakan rasis menjadi referendum atau Papua merdeka," ungkap Kapolres Mimika Agung Marlianto di Mapolres Mimika.

Dilansir detik, saat ini pihaknya juga menerima laporan adanya tembakan misterius dari arah demonstran saat demo siang tadi. Saat ini, pihaknya sedang menyelidiki laporan yang diterima sekitar pukul 18.00 WIT.

"Kita mendapat laporan dari salah satu pemilik toko di samping Hotel 66, ditemukan bekas tembakan dan beliau berpikir itu tembakan berasal dari tembakan senjata organik milik TNI/Polri, tapi setelah dilihat kembali bentuk bekasnya, baik di kaca maupun di tembok, dan dilaporkan temuan proyektil," ucapnya.



BACA JUGA : Febri: Lima Komisioner KPK Dipastikan Tidak Mundur

Dari hasil pemeriksaan itu, pihaknya memastikan peluru itu berasal dari senpi rakitan, bukan senpi organik milik TNI-Polri.

Menurutnya, saat ini unit identifikasi masih mendalami kasus itu. Pihaknya menilai, senjata rakitan itu sengaja ditembakkan kepada petugas saat mengawal aksi demonstrasi tersebut.

"Kami sudah ingatkan petugas meningkatkan kewaspadaan," tambahnya. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...