riau24

Kabut Asap Selimuti Pulau Bengkalis, Warga Merasa Tenggorokan Kering dan Panas, Diskes Enggan Berikan Komentar

Selasa, 10 September 2019 | 17:37 WIB
Kabut asap Bengkalis/hari Kabut asap Bengkalis/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Selasa 10 September 2019, kabut asap masih menyelimuti Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau yang diakibatkan dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

Kabut asap yang terjadi tersebut, sangat meresahkan warga masyarakat Bengkalis. Dikarenakan udara di pulau tersebut sudah kurang sehat.

"Kabut asap dalam beberapa hari ini di Bengkalis sudah mengganggu kesehatan kita, ini juga bisa menyebabkan penyakit ispa kepada warga. Apalagi aktivas warga di pulau Bengkalis ini banyak diluar rumah," ungkap Sulaiman warga Bengkalis saat berada di Jalan Sudirman Bengkalis, Selasa 10 September 2019 kepada Riau24.com.

BACA JUGA : Berikut Struktur dan Keanggotaan Komisi DPRD Bengkalis

Diutarakan Sulaiman lagi yang sehari hari bekerja sebagai tukang ojek ini mengaku sudah mengalami sakit di tenggorokan.

"Tenggorokan terasa kering dan panas. Makanya itu saya harus banyak minum air putih. Semoga kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini bisa secepatnya terselesaikan lah," ungkapnya lagi.



BACA JUGA : Khairul Umam Resmi Nahkodai Ketua DPRD Bengkalis

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis dr. Ersan TH saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terkait kabut asap yang terjadi di Pulau Bengkalis ini.

"Saya lagi ada pertemuan di BPKP, dan saya sudah instruksikan ke pak Alwizar, konfirmasi dia langsung," ungkap Kadiskes Bengkalis dr Ersan.

Sementara, Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas kesehatan Bengkalis Alwizar ketika dikonfirmasi Riau24.com belum memberikan jawaban, walaupun sudah ada perintah dari Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis.***


R24/phi/hari

PenulisR24/hari



Loading...