riau24

Tak Hadiri Shalat Istisqa Sebab ke Thailand, Pengamat: Gubri Syamsuar Lakukan Kesalahan Fatal

Rabu, 11 September 2019 | 14:08 WIB
Gubernur Riau Syamsuar dikritik pergi ke Thailand disaat masyarakat berjuang di tengah kabut asap parah (foto/int) Gubernur Riau Syamsuar dikritik pergi ke Thailand disaat masyarakat berjuang di tengah kabut asap parah (foto/int)

RIAU24.COM -  Rabu 11 September 2019, Heboh soal Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang tidak ikut shalat istisqa tadi pagi. Hal tersebut karena Gubri Syamsuar pergi ke Thailand dalam acara Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Hal itu pula yang membuat masyarakat ramai-ramai mengkritik Syamsuar yang pernah menjabat Bupati Kabupaten Siak tersebut. Menurut pengamat publik Dr Aidil Haris menilai wajar masyarakat merespon negatif terhadap Gubri Syamsuar yang berangkat ke Thailand.



BACA JUGA : Arnita Sari: 1000 Kepala Keluarga Sudah Datangi Posko Asap PKS Riau, 200 Menginap



"Itu kesalahan fatal yang dilakukan Gubernur Riau Syamsuar. Karena dengan adanya pemerintah daerah bersama masyarakat menangani kabut asap ini sebenarnya jadi pelipur lara. Kalau pergi keluar negeri sekali pun menghadiri IMT-GT di Thailand tetap menjadi sebuah kesalahan Gubri Syamsuar, dan akan selalu diingat masyarakat," sebutnya.

Dr Aidil Haris yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini sampaikan bahwa pemerintah daerah khususnya Gubernur Riau Syamsuar jangan menyalahkan masyarakat jika beropini negatif. "Masyarakat akan beropini sendiri, menganggap bahwa Gubernurnya lebih memilih pergi ke IMT-GT Thailand ketimbang mengurus kabut asap. Apalagi sudah ribuan orang terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) dan sekolah diliburkan. Jadi jangan salahkan masyarakat beranggapan demikian," katanya.



BACA JUGA : Riau Masih Diselimuti Kabut Asap, Hotspot Masih Belum Hilang



Dr Aidil Haris menyarankan selain terus mengupayakan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan kabut asap, Pimpinan daerah harus ada di tengah masyarakatnya. "Jangan seolah-olah kabut asap dan Karhutla ini sebuah kebiasaan yang terjadi tiap tahunnya. Pemerintah harus punya rencana jangka panjang, mencari penyebab Karhutla yang terus berulang," sebutnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya seluruh PNS dan pejabat di lingkungan Pemprov Riau menggelar shalat istisqa yang jadi imam Ketua MUI Riau Nazir Karim. Namun shalat Istisqa tidak dihadiri Gubernur Riau Syamsuar yang menghadiri IMT-GT di Thailand.

Sementara BMKG mencatat hotspot di Provinsi Riau pagi ini tercatat ada muncul 258 titik. Sementara udara di sejumlah kabupaten/kota di Riau tercatat 'Tidak Sehat' dan sekolah sudah diliburkan.

PenulisR24/riki


Loading...

loading...

Terpopuler