riau24

Kabut Asap Semakin Pekat di Siak, Warga Mulai Terserang Batuk

Kamis, 12 September 2019 | 16:54 WIB
Kabut Asap Semakin Pekat di Siak, Warga Mulai Terserang Batu Kabut Asap Semakin Pekat di Siak, Warga Mulai Terserang Batu

RIAU24.COM -   Kabut asap yang masih menyelimuti Kabupaten Siak hingga hari ini Kamis, 12 September 2019 sudah sangat menganggu kesehatan warga terutama warga  Siak yang sudah mengeluhkan terserang batuk - batuk , tak jarang ada juga yang mulai merasakan sesak. Lestari (25) salah seorang warga kampung Rempak Siak mengaku sudah mulai terserang batuk dan sesak, dan dirinya juga sempat mendapatkan penanganan di IGD RSUD Tengku Rafiah Siak dan diberikan bantuan oksigen untuk mengurangi sesaknya itu.

Dikisahkan Lestari dirinya juga mengaku memang memiliki riwayat sesak nafas dan penyakit dalam, sehingga dengan adanya kondisi udara yang diselimuti kabut asap dirasanya memang sudah cukup menganggu kesehatanya.

"Ya saya memang punya penyakit sesak dan ada riwayat jantung koroner sehingga kondisi asap seperti ini memang sangat menganggu, awalnya hanya batuk batuk biasa lama kelamaan tenggorokan sakit, lalu saya pergi ke IGD untuk mendapatkan pengobatan, sesampainya di IGD Saya di kasih oksigen dan setelah agak membaik saya diperbolehkan pulang "cerita lestari kepada Riau24.com Kamis (12/09/2019).

Dan diakui oleh Lestari ketika berobat  dirinya tidak dipungut biaya alias Gratis, dikarenakan memang RSUD Tengku Rafiah memang menggratiskan biaya pengobatan bagi warga Siak yang memang mengalami gangguan kesehatan akibat bencana Kabut Asap.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Dr. Tony Chandra membenarkan bahwa masyarakat Siak yang datang untuk berobat ke Rumah Sakit Atau Puskesmas yang ada di Seputar Siak memang di gratiskan untuk biaya pengobatan, itu semua dikatakan olehnya sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap Kesehatan warganya.

Selain itu Tony juga menghimbau kepada masyarakat agar segera memeriksakan diri  apabila dirasa sudah mengalami tanda tanda kesehatan yang terganggu.

 

 

RIAU24.COM/DEV/RED

 

 

PenulisR24/lin


Loading...

loading...

Terpopuler