riau24

Anggota TNI Berjibaku Padamkan Karlahut yang Mulai Mendekati Permukiman Warga GAS, Inhil

Kamis, 12 September 2019 | 20:37 WIB
Prajurit TNI Angkatan Darat terus berupaya memadamkan api/rgo Prajurit TNI Angkatan Darat terus berupaya memadamkan api/rgo

RIAU24.COM -  TEMBILAHAN - Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat berupaya memadamkan titik api yang membakar lahan Parit 3 dan Parit 6 serta Parit 7 Lalak , Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis 12 September 2019.

Kebakaran tersebut mendekati permukiman warga dan kebakaran lahan gambut ini mengeluarkan asap pekat. Petugas cukup sulit memadamkan api, dengan menggunakan mesin pompa air.

Cuaca yang panas dan angin kencang, membuat api cepat melahap semak belukar kering tersebut.

Danramil 05/Gas, Kapten Inf Panca Prasetya memastikan titik api aman dari permukiman warga.



BACA JUGA : Korem 031/WB Tinjau Rumdis dan Koramil Batang Tuaka di Indragiri Hilir

Pemadaman, kata dia, dilakukan oleh prajurit TNI Koramil 05/Gas jajaran Kodim 0314/Inhil yang tergabung dalam Subsatgas 8 Karhutla Inhil. Kemudian Pemadaman juga dibantu oleh petugas Manggala Agni.

Danramil menuturkan, titik api dipermukaan lahan sudah berhasil dipadamkan. Hanya saja, bara api yang ada di dalam gambut masih mengeluarkan asap.

"Api sudah padam, lalu kita lanjutkan dengan pendinginan, supaya api benar-benar padam," katanya.

Belum diketahui penyebab kebakaran lahan kosong tersebut. Petugas TNI mendapat laporan setelah munculnya titik api.

"Penyebab kebakaran akan diselidiki pihak kepolisian, termasuk pemilik lahan," sebut Danramil



BACA JUGA : LPTQ Gelar Pelatihan Calon Dewan Hakim MTQ Tingkat Kabupaten Inhil

Sementara itu, dengan tegas Danramil mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Terlebih lagi saat ini musim kemarau.

"Kita meminta masyarakat jangan membakar lahan. Karena kalau api sudah membesar akan sulit dikendalikan," imbau Danramil.***


R24/phi/rgo

PenulisR24/rgo


Loading...

loading...

Terpopuler