riau24

Asap Tebal Selimuti Kota Bengkalis Saat Pelantikan 45 Anggota DPRD Periode 2019-2024

Senin, 16 September 2019 | 10:24 WIB
Kabut asap cukup tebal masih menyelimuti Kota Bengkalis saat pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis/hari Kabut asap cukup tebal masih menyelimuti Kota Bengkalis saat pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Asap tebal menyelimuti Pulau Bengkalis, dalam rangka pengambilan sumpah/janji 45 anggota terpilih DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024.

Dari pantauan Riau24.com, asap tebal pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)  terjadi hampir di seluruh  wilayah Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Bengkalis ini sendiri.

"Asapnya masih tebal, mata sudah mulai perih serta batuk," ungkap salah seorang tamu undangan pelantikan DPRD Kab. Bengkalis, Senin 16 September 2019.

BACA JUGA : Gubri Syamsuar Hadiri Budaya Mandi Safar, Jadi Pemikat Destinasi Wisata di Riau

Selain asap, sejumlah ruas jalan juga dilakukan penutupan, karena Rapat Paripurna pengambilan sumpah/janji 45 anggota terpilih DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024 dilaksanakan di gedung Cikpuan Bengkalis.

Adapun ruas jalan yang ditutup sementara hingga usai pengambilan sumpah/janji tersebut adalah, jalan Hangtuah, mulai dari pertigaan jalan Hangtuah-jalan Gatot Subroto- jalan HOS Cokroaminoto hingga dekat surau Hangtuah.

Sedangkan jalan Sri Pulau, penutupan hanya dilakukan dari arah perempatan jalan Sri Pulau-jalan Kartini (dekat surau Sri Pulau). Pasalnya, dari arah pertigaan jalan Sri Pulau-HOS Cokroaminoto, pada pukul 07.30 WIB tadi masih dibuka.

Penutupan jalan Hangtuah tersebut sudah dilakukan sejak sekitar pukul 07.00 WIB tadi.



BACA JUGA : Gubernur Riau Bersama Istri Hadiri Festival Budaya Mandi Safar di Pulau Rupat Bengkalis

Dari pertigaan Hangtuah-Gatot Subroto-HOS Cokroaminoto misalnya, dua anggota Polantas Bengkalis berjaga di sana. Memberikan informasi kepada pengguna jalan dan mengalihkan mereka ke ruas jalan lain.

Kepada masyarakat yang dalam keseharian biasanya menggunakan ruas jalan tersebut, tentu harus mencari alternatif lain hingga Rapat Paripurna tersebut usai.***

R24/phi/hari

 

PenulisR24/hari



Loading...