riau24

Pelantikan DPRD Bengkalis Diwarnai Aksi Demo, ini Tuntutan Para Mahasiswa Bengkalis

Senin, 16 September 2019 | 13:41 WIB
Ratusan Mahasiswa STAIN dan Politeknik Bengkalis melakukan aksi demo saat Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2019-2024 Ratusan Mahasiswa STAIN dan Politeknik Bengkalis melakukan aksi demo saat Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2019-2024

RIAU24.COM - BENGKALIS - Pelantikan sebanyak 45 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis Periode 2019-2024, diwarnai dengan adanya aksi unjuk rasa ratusan Mahasiswa/Wi STAIN dan Politeknik Bengkalis.

Pada saat melakukan unjuk rasa itu, ratusan mahasiswa meminta kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang baru saja dilantik, untuk serius menangani abrasi dan pembangunan insfrastruktur serta maraknya peredaran narkoba.

"Jangan biarkan rumah anak cucu kami ditelan abrasi, abrasi bukan wisata rekreasi tetapi masalah yang harus diatasi," teriak ratusan Mahasiswa saat berorasi, Senin 16 September 2019.

Dalam orasinya, salah satu mahasiswa selaku orator kembali menjelaskan bahwa mereka datang ini dengan aksi damai.
BACA JUGA : Ketua Kadin Bengkalis Masuri Resmi Daftar ke Nasdem Untuk Bakal Calon Bupati

Selain itu, ada beberapa point yang menjadi tuntutan mereka diantaranya, meminta kepada legislatif yang baru saja dilantik agar segera menepati janji kampanyenya. Jangan sampai ingkar janji.

“Besar harapan kami kepada bapak ibuk yang baru saja dilantik agar bisa mendengar aspirasi masyarakat Kabupaten Bengkalis dengan memenuhi janji-janji yang telah diucapkan saat kampanye,” ujar mahasiswa lagi.

Kemudian, para mahasiswa juga meminta untuk jangan tambah gelar negeri junjungan sebagai pelintasan narkoba dan jangan bunuh anak negeri dengan narkoba.

"Wakil rakyat yang baru, tugasmu masih tugas lama, amanah rakyat, jangan bapak/ibu sia siakan," teriak massa lagi.


BACA JUGA : PDAM Bengkalis Akan Dapat Hibah Rp39 Miliar Dari Bank Dunia

Disamping itu, ratusan massa juga menyinggung terkait asap dari kebakaran hutan dan lahan. Mereka juga meminta kepada Presiden RI dan Gubenur Riau untuk betul-betul menangani masalah asap ini.

"Bapak presiden dan gubenur Riau, kami bernapas menggunakan paru paru, bukan menggunakan ingsang, bantu hilangkan asap diriau ini. Riau dibakar bukan terbakar, rakyat tutup hidung sedangkan pemerintah tutup telinga, bukan tak mungkin kami tutup usia," katanya lagi.

Tak lama berselang lama dan dikawal ketat pihak kepolisian, 45 anggota DPRD yang baru saja dilantik langsung menemui ratusan mahasiswa yang melakukan demo tersebut.

"Kami menerima aspirasi adik adik mahasiswa, dan ini akan menjadi catatan bagi kami sebagai anggota DPRD Bengkalis yang baru," ungkap ketua DPRD sementara Khairum Umam didampingi Wakil ketua Syahrial ST dan Kaderismanto.

PenulisR24/hari



Loading...