riau24

Kabut Asap tak Kunjung Hilang, Pemkab Siak Kembali Gelar Salat Minta Hujan

Selasa, 17 September 2019 | 13:25 WIB
Suasana pelaksanaan salat Istisqa yang digelar Pemkab Siak, Selasa 17 September 2019 di Lapangan Tugu depan Istana Siak. Foto: lin Suasana pelaksanaan salat Istisqa yang digelar Pemkab Siak, Selasa 17 September 2019 di Lapangan Tugu depan Istana Siak. Foto: lin

RIAU24.COM -  SIAK- Pemerintah Kabupaten Siak kembali menggelar salat Istisqa (minta hujan). Hal itu disebabkan kondisi cuaca di Negeri Istana, hingga saat ini belum menunjukkan adanya perubahan secara signifikan. Sejauh ini, kabut asap masih saja melingkupi banyak kawasan di Kabupaten Siak.

Salat minta hujan kali ini dipusatkan di Lapangan Tugu depan Istana Siak, Selasa 17 September 2019 pagi tadi. Selain dihadiri Bupati Siak Alfedri, salat ini juga dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab siak, dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA : Meski Pengedar Sudah Banyak Ditangkap, Sekda Siak Risau Kasus Narkoba Masih Marak

Dalam kesempatan itu, Alfedri mengatakan, Pemkab Siak kembali menggelar salat Istisqa meminta agar hujan diturunkan di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Siak.

"Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak, agar sama-sama berdoa kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan, sehingga bencana Karhutla dan asap ini akan segera hilang," imbaunya.

Saat ini, sambungnya, yang bisa dilakukan hanya berikhtiar kepada Allah SWT. Karena sejauh ini, semua upaya telah dilakukan. Mulai dari pemadaman api secara langsung hingga penaburan garam di udara untuk memancing hujan buatan.

"Alhamdulillah, mulai september Kabupaten Siak sudah tidak ada titik api, meskipun beberapa waktu yang lalu ada dua titik di Sri Mersing dan Mandi Angin, akan tetapi sudah diatasi," jelas Alfedri.

Ditambahkannya, kabut asap yang menyelimuti Siak ada yang merupakan kiriman dari daerah lain, karena saat ini angin bergerak dari utara menuju Barat daya, sehingga asap tersebut perginya ke Siak.



BACA JUGA : Bupati Alfedri Resmikan dan Apresiasi Kampung Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

Tour de Siak
"Semoga dengan seluruh cara dan doa kita semuanya yang telah dilakukan, kebakaran hutan dan lahan, serta asap yang telah terjadi di beberapa Provinsi termasuk Provinsi Riau segera teratasi. Begitu pula pelaksanaan event Tour de Siak 2019, akan terlaksana sesuai dengan agenda dan harapan kita semua," harapnya.

Alfedri juga menjelaskan, event balap sepeda Tour de Siak sudah masuk dalam kalender United Cycling Internasional (UCI) mulai tahun 2018 lalu. Sehingga tidak mudah untuk menundanya karena seluruh agenda sudah diatur. ***

PenulisR24/lin



Loading...