riau24

Riau Masih Diselimuti Kabut Asap, Hotspot Masih Belum Hilang

Sabtu, 21 September 2019 | 20:31 WIB
Kabut asap di Riau belum membaik, warga mulai bentangkan spanduk kekecewaan (foto/int) Kabut asap di Riau belum membaik, warga mulai bentangkan spanduk kekecewaan (foto/int)

RIAU24.COM -  Sabtu 21 September 2019, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi masih ada hotspot atau titik panas di Riau. Bahkan kabut asap masih menganggu jarak pandang di Riau.

BACA JUGA : Mahasiswa FTIK Unisi Ikuti Workshop Dramatic Manipulation



Seperti yang disampaikan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno. "Visibility atau jarak pandang di Pekanbaru 2 kilometer dan berasap. Kemudian Rengat 2 kilometer (asap), Dumai 800 meter (asap), dan Pelalawan 600 meter (asap)," sebut Sukisno.

Sementara hotspot atau titik panas di sebagian Sumatera tidak bisa dideteksi sepenuhnya. Hal itu karena posisi satelit blank area atau bagian satelit menutupi peta Sumatera.



BACA JUGA : 74 Mahasiswa UIR Penerima Beasiswa Bidik Misi Ikuti Pembinaan



Hanya saja hotspot di Riau dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen masih terlihat 2 titik. "Ada 2 titik dan sebagian Riau blank area. Hotspot itu semuanya berada di Inhu (Indragiri Hulu)," sebut Sukisno.

Kondisi kabut asap di Riau memang belum membaik. Bahkan tingkat polusi udara di Pekanbaru memburuk dari level 'Tidak Sehat' menjadi 'Sangat Tidak Sehat'.

Akibatnya sekolah kembali meliburkan anak sekolah. Bahkan Pemko Pekanbaru memberi dispensasi untuk PNS atau ASN yang hamil agar bekerja dari rumah, selama kabut asap tak membaik.

PenulisR24/riki



Loading...