riau24

Program School Improvement RAPP, Puluhan Guru Sekolah Dasar Mengikuti Training of Trainer Fasilitator Daerah

Rabu, 18 September 2019 | 11:32 WIB
Program School Improvement RAPP, Puluhan Guru Sekolah Dasar Mengikuti Training of Trainer Fasilitator Daerah Program School Improvement RAPP, Puluhan Guru Sekolah Dasar Mengikuti Training of Trainer Fasilitator Daerah

RIAU24.COM -   Pada Selasa, 17 September 2019, puluhan guru Sekolah Dasar (SD) se Provinsi Riau mengikuti Training of Trainer (ToT) Fasilitator Daerah di Pekanbaru. Pelatihan ToT Modul II bagi Fasilitator Daerah (Fasda) ini diikuti oleh 60 guru peserta ditambah 15 Fasda dan tiga Fasilitator Nasional dari berbagai sekolah yang tersebar di lima Kabupaten di Riau. Acara ini berlangsung selama empat hari, 17-20 September 2019 di Pekanbaru. 

Adapun pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program School Improvement PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam meningkatkan akses pendidikan baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana prasarana sekolah.

Dan pelatihan tersebut juga untuk mengajarkan guru agar lebih aktif dan kreatif, serta membuat anak didiknya lebih kritis dalam belajar.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, M Zalal. "Kami berharap para guru dapat lebih eksis dan maju setelah mendapatkan pelatihan, dan terima kasih kepada RAPP atas inisiasi program peningkatan kualitas tenaga pendidik di Riau," ujarnya.

Menurut Head of Community Development (CD) RAPP, BR Binahidra Logiardi, pelatihan ini bertujuan agar para guru dapat menguasai materi pembelajaran aktif termasuk materi pengembangan manajemen sekolah, budaya baca, dan pengelolaan pendidikan di sekolah.

"Untuk pembelajaran aktif peserta merupakan guru-guru SD, sedangkan pelatihan manajemen berbasis sekolah, diikuti oleh para Kepala Sekolah dan Pengawas," jelasnya.

Selain pembelajaran, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan akreditasi sekolah dan mendukung sekolah Adiwiyata.

"Sejumlah sekolah binaan kita sudah ada yang mendapatkan adiwiyata, bahkan prestasinya meningkat. Untuk akreditasi, bukti fisik kegiatan di sekolah sangat penting, tanpa itu tidak masuk penilaian akreditasi. Kemudian juga dibutuhkan pengayaan penyiapan materi kesiapan akreditasi dari sekolah mitra," jelasnya.

 

 

 

R24/ADV/DEV

PenulisR24/wonja



Loading...
Loading...