riau24

Awal November Tiga Tersangka Korupsi UED-SP Desa Bukit Batu Diumumkan

Rabu, 09 Oktober 2019 | 09:28 WIB
Kejaksaan Negeri Bengkalis melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi-Pidsus) akan umumkan penetapan tersangka terhadap tiga orang nama kasus dugaan Korupsi UED-SP desa Bukit Batu sekitar Rp1 Milyar lebih (foto/ilustrasi) Kejaksaan Negeri Bengkalis melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi-Pidsus) akan umumkan penetapan tersangka terhadap tiga orang nama kasus dugaan Korupsi UED-SP desa Bukit Batu sekitar Rp1 Milyar lebih (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM -  BENGKALIS- Kejaksaan Negeri Bengkalis melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi-Pidsus) akan umumkan nama tiga tersangka kasus dugaan Korupsi UED-SP desa Bukit Batu sekitar Rp1 Miliar lebih. Pengumuman nama itu dijadwalkan di awal November nanti.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Heru Winoto SH MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Agung Irawan SH MH. Dikatakan Agung bahwa sesuai dengan kinerja tim penyidik, maka penetapan tersangka ketiga orang tersebut, akan diumumkan sekitar awal Bulan November mendatang.

BACA JUGA : Diskop Bengkalis Akan Gandeng Kadin Demi Kembangkan UMKM



"Sekitar awal bulan September mendatang, dimungkinkan ketiga orang yang pernah kita sampaikan sebelumnya sebagai calon tersangka, akan kita umumkan penetapan sebagai tersangkanya," ungkap Agung Irawan, Rabu 9 Oktober 2019.

Tim Penyidik Pinsus Kejari Bengkalis, telah mengantongi tiga nama yang akan ditingkatkan sebagai tersangka dugaan korupsi Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu tahun anggaran 2017-2019.



BACA JUGA : Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf, Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu Bengkalis Ajak Masyarakat Jangan Terprovokasi



Untuk nama-nama ketiga yang akan menjadi calon tersangka tersebut belum dapat diekspos, karena masih proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan kepastian kerugian negara, tim masih menunggu hasil koordinasi dan penghitungan dari Inspektorat.

“Tapi, taksiran kerugian berkisar Rp1 miliar lebih, dari pemeriksaan kepada 71 orang," pungkas Kasi Pidsus Agung. (R24/Hari)

PenulisR24/hari



Loading...

Terpopuler