riau24

LAM Riau Kukuhkan LAMR Kuansing, Dua Ultimatum LAMR Kuansing

Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:19 WIB
LAM Riau sangat mengapresiasi dan mendukung pengukuhan LAMR Kabupaten Kuantan Singingi (foto/zar) LAM Riau sangat mengapresiasi dan mendukung pengukuhan LAMR Kabupaten Kuantan Singingi (foto/zar)

RIAU24.COM -  KUANSING- LAM Riau sangat mengapresiasi dan mendukung pengukuhan LAMR Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Karena masih banyak persoalan-persoalan yang harus diselesaikan oleh LAMR itu sendiri.

"Salah satunya persoalan tanah ulayat yang masih banyak dikuasai oleh orang lain, yang seharusnya dipergunakan sebagai hak guna usaha," ungkap Ketua Umum DPH LAM Riau Syahril Abubakar pada pengukuhan pengurus LAMR Kuansing, dan penebalan gelar pada Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi, bertempat di GOR Tri Buana SMAN Pintar Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (9/10).

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Hancurkan 10 Rumah, DPRD Minta Pemkab Kuansing Segera Kirim Bantuan



Dalam Pengukuhan pengurus LAMR Kuansing ini berjumlah sebanyak 105 orang, mulai dari MKH dan DPH LAMR Kuansing yang berasal dari perwakilan 15 kecamatan di Kuansing. Yang sekaligus penebalan gelar pada Bupati Drs. H. Mursini, M.Si sebagai Datuk Seri Setya Amanah Mangkuto Bandaro Sutan Malano dan Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Halim sebagai Datuk Timbalan Setya Amanah.

Oleh karena itu, katanya, Berdasarkan Undang2 Pasal 38 Tahun 2013 bahwa tanah adat dan tanah negara harus jelas. Untuk itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan Gubernur Riau. " Kita akan kumpulkan para Datuk datuk, untuk menyelesaikan persoalan tanah adat," ujarnya.



BACA JUGA : Wakil Bupati Halim: Keberhasilan Kuansing Sesuai Visi dan Misi



Sementara Ketua MKH LAMR Kuansing, Pebri Mahmud sebagai Datuk Seri Amanah Adat mengatakan bahwa LAMR Kuansing memberikan dua ultimatum, yakni bertekad Akan memberantas Kegiatan Ilegal Logging dan Narkoba.

"Mulai hari ini, segala bentuk kegiatan maupun aktivitas illegal di Sungai Batang Kuantan, dan anak anak sungai lainnya harus dihentikan," tegasnya.

Selain itu, kegiatan lainnya seperti Illegal Logging, PETI, Prostitusi, peredaran gelap narkoba harus dihentikan, demi untuk menyelamatkan anak cucu kemenakan dimasa akan datang. "Kita akan segera membentuk Dubalang Nagori, yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kuansing," tegasnya.

Sedangkan Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si sebagai Datuk Seri Setya Amanah Mangkuto Bandaro Sutan Malano menyebutkan sangat perlu kerjasama masyarakat. 

"Kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberantas narkoba, prostitusi, dan perjudian. Karena sudah sangat jelas generasi muda dimasa datang," tukasnya.(R24/Zar)

PenulisR24/zar



Loading...

Terpopuler