riau24

Entah Apa yang Merasuki, Seorang Suami Tega Menggunduli Rambut Istrinya Hanya Karena Ini

Kamis, 10 Oktober 2019 | 08:43 WIB
Polisi menyebut penyebab kejadian itu hanya karena Bablu marah ketika melihat rambut saat sarapan (foto/ilustrasi) Polisi menyebut penyebab kejadian itu hanya karena Bablu marah ketika melihat rambut saat sarapan (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM -  Kamis 10 Oktober 2019, Entah apa yang merasukinya. Seorang suami bernama Bablu Mondal (35) di Bangladesh cukur habis rambut istrinya gara-gara menemukan rambut ketika makan pagi.

Seperti dilansir dari Okezone, polisi mendapat laporan dari warga desa kemudian menuju desa dan menangkap suami itu. "Dia menemukan rambut manusia saat sarapan nasi dan susu yang disiapkan istri untuknya," sebut Kepala Polisi setempat Shahriar Khan mengutip AFP, Rabu (9 Oktober2019).

BACA JUGA : Soal Operasi Di Suriah, Jerman Sebut Turki Langgar Hukum Internasional



Polisi menyebut penyebab kejadian itu hanya karena Bablu marah ketika melihat rambut saat sarapan. Bablu langsung menyalahkan istrinya. “Dia kemudian mengambil pisau menggunduli istrinya," katanya.

Shahriar Khan menyebut Bablu terancam hukuman maksimum 14 tahun penjara, karena "membuat marah kesederhanaan" dari istrinya yang berusia 23 tahun.



BACA JUGA : Netizen Dibuat Takjub, Pemain Sepakbola Wanita Ramai-ramai Lindungi Lawan yang Hijabnya Terlepas, Rekamannya Jadi Viral



Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat di negara Muslim yang konservatif itu.

Aktivis mengatakan insiden tersebut menyoroti meningkatnya penindasan terhadap perempuan di Bangladesh meskipun ada undang-undang untuk melindungi mereka dari pelecehan dan kekerasan seksual.

Menurut kelompok HAM setempat, Ain o Salish Kendra, setidaknya ada tiga perkosaan sehari dalam enam bulan pertama tahun ini. Organisasi itu menjelaskan 630 wanita yang diperkosa antara Januari dan Juni, 37 tewas setelah serangan itu sementara tujuh lainnya bunuh diri.

Lalu April, terjadi protes besar-besaran setelah anak sekolah berusia 19 tahun dibakar hingga mati. Mirisnya pembakaran itu ternyata atas perintah kepala sekolahnya yang tidak terima dilaporkan karena melakukan pelecehan seksual.

PenulisR24/riki



Loading...