riau24

MS Kaban Singgung Jokowi Soal Pembatalan Ceramah Ustaz Abdul Somad di UGM: ini Terjadi di Era Sampeyan

Kamis, 10 Oktober 2019 | 09:06 WIB
Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban

RIAU24.COM - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban mengomentari persoalan dibatalkannya kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) di Universitas Gajah Mada (UGM). Dijadwalkan, UAS akan mengisi ceramah pada tanggal 12 Oktober 2019 mendatang.

Mengenai pembatalan tersebut, MS Kaban menilai jika hal tersebut merupakan bencana akademik dan bencana dakwah. Dia pun mempertanyakan sikap yang dilakukan UGM tersebut.

"UGM tolak ustadz Abdus Shamad, ini bencana akademik bencana dakwah. Apa kata para aktifis dan intlektual UGM, mas Kuntowijoyo.(alm), Ir Syahirul Alim Msc (Alm), mereka pioner pada zamannya. Begitu lemahkah UGM?? ada tekanan dari aparat keamanan?," kicau MS Kaban, Kamis, 10 Oktober 2019.
BACA JUGA : Jokowi Tarik Gerindra Ke Pemerintahan, Hidayat Nur Wahid: Ini Aneh

Tak hanya itu, dia juga meyinggung Presiden Jokowi jika seringnya penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad saat berceramah terjadi dimasa kepemimpinannya.

"Hallo PYM Presiden Jokowi ini terjadi di era sampeyan," kata dia lagi.

Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Mashuri Maschab seperti dilansir dari detik.com, mengungkap alasan kenapa pihak kampus membatalkan kuliah umum UAS di Masjid Kampus UGM, pada Sabtu 12 Oktober 2019.

Mashuri mengatakan, salah satu penyebabnya adalah karena desakan dari alumni. Hal itu terungkap saat ia bertemu dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM Djagal Wiseso Marsono dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UGM Bambang Agus Kironoto di Kampus UGM.


BACA JUGA : ICW Prediksi Pemerintahan Jokowi Jilid Dua Bakal Hadapi Kutukan

"Katanya orang-orang rektorat itu (reaksi penolakan kuliah umum UAS) dari alumni. Saya juga ngingetkan apakah alumni itu mereka yang suka ke masjid kampus, yang memberi infak?" tutur Mashuri.

"Kalau orang nggak pernah ke masjid kampus, nggak pernah berinfak, kemudian ngurusi (kegiatan takmir Masjid Kampus UGM), sementara dia sendiri nggak pernah hadir, itu nggak benar. Karena banyak orang juga yang menginginkan (UAS)," tambahnya lagi.

Selain itu, Mashuri juga bercerita jika dia sempat didesak pimpinan kampus agar pihak takmir membatalkan kuliah umum UAS. Tapi pihak takmir menolak permintaan itu. Sebagai gantinya, takmir meminta pihak UGM sendiri yang berkirim surat ke UAS.

PenulisR24/ibl



Loading...

Terpopuler