riau24

5 Cara ini Ampuh Untuk Menurunkan Kadar Asam Urat dalam Tubuh

Jumat, 18 Oktober 2019 | 11:24 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Biasanya, seseorang mengalami asam urat ditandai dengan sendi yang mengalami peradangan, merah, dan rasa pegal yang menyerang seluruh tubuh.

Dilansir dari Detik.com, Kamis, 17 Oktober 2019, asam urat sendiri merupakan purin yang sebetulnya bisa dibuang melalui urin atau feses. Jika berlebih, purin akan menjadi kristal dan jika bertumpuk, mengakibatkan munculnya benjolan di bawah kulit (tophi). Tophi ini biasanya muncul di ibu jari kaki, lutut, atau jari tangan yang bisa meradang dan menyulitkan penderitanya.

Dalam kondisi normal, batas bawah kadar asam urat adalah 2 mg/dL. Untuk batas atasnya adalah 6,5 mg/dL pada wanita dewasa dan 7,5 mg/dL untuk pria dewasa. Beberapa hal bisa mengakibatkan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh, misal gaya hidup yang buruk.

Meski demikian, ada 5 cara menurunkan kadar asam urat dalam darah. Apa saja?
BACA JUGA : Hati-hati, Stres Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi

1. Hindari asupan dengan purin tinggi

Purin merupakan komponen alami dalam makanan yang salah satu hasilnya setelah diolah tubuh adalah asam urat. Sebagian asupan dengan purin tinggi ternyata punya nutrisi yang baik untuk tubuh.

Maka itu, makanan dengan purin tinggi bukan dihindari sama sekali namun dikurangi asupannya. Contohnya tuna, kerang, dan teri untuk makanan laut, jeroan atau organ dalam, dan makanan dengan lemak  tinggi.

2. Mengurangi konsumsi obat dengan banyak purin

Beberapa jenis obat memang mengandung purin tinggi dan berisiko meningkatkan kadar asam urat. Seperti obat jenis ini adalah diuretik untuk melancarkan buang air kecil, yaitu furosemid dan hidroklorothiazid.

Jenis lainnya adalah obat untuk menekan daya tahan tubuh sebelum atau setelah transplantasi organ serta aspirin dosis rendah. Sebelum mengurangi konsumsi obat berpurin tinggi, pastikan telah berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

3. Menjaga berat badan

Berat badan ideal menjadi salah satu cara menekan risiko peningkatan asam urat dalam darah. Menjaga berat badan tetap ideal tentunya harus dengan menjaga pola makan, tidak merokok, dan rajin olahraga.

Jika mengalami obesitas, sebaiknya jangan memaksakan diri dengan tidak makan demi meraih berat badan ideal. Kehilangan berat badan dengan cepat justri berisiko meningkatkan kadar asam urat. Pengurangan berat badan harus terjadi berkala dan terencana untuk menjaga badan tetap sehat.
BACA JUGA : Hati-hati, Stres Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi

4. Cukup air putih

Cukup konsumsi air putih setiap hari membantu ginjal mengeluarkan asam urat lebih cepat. Untuk menjamin kecukupan konsumsi disarankan membawa botol berisi air putih saat beraktivitas.

Selain itu, bisa ditetapkan jadwal atau alarm minum air putih setiap hari. Selama menjaga kecukupan air putih, konsumsi minuman dengan gula tinggi mungkin terasa lebih menarik. Namun patut diingat, minuman bergula tinggi mengandung banyak purin yang berisiko meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

5. Konsumsi serat tiap hari

Kecukupan konsumsi serat tiap hari adalah bagian dari penerapan pola hidup sehat. Selain mengeluarkan kelebihan asam urat, konsumsi serat juga menyeimbangkan kadar gula dan insulin dalam tubuh. Adapun jumlah konsumsi serat per hari disarankan 5-10 gram per hari yang berasal dari berbagai jenis sayur, buah, gandum, atau kacang-kacangan. Kecukupan konsumsi serat juga memastikan berat badan tetap stabil dan sehat.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...