riau24

Ketua DPRD Bengkalis Desak Pemkab Bengkalis Untuk Segera Bahas APBD 2020

Minggu, 20 Oktober 2019 | 21:31 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Khairul Umam, Lc, M.E.Sy (foto/hari) Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Khairul Umam, Lc, M.E.Sy (foto/hari)

RIAU24.COM -  BENGKALIS- Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Khairul Umam, Lc, M.E.Sy desak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis agar segera menyampaikan draft atau rancangan awal anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 untuk segera dibahas bersama dengan Badan Anggaran (Banggar), komisi dan selanjutnya akan disepakati dan disahkan. 

BACA JUGA : Beli Sabu Dari Pekanbaru, RS Ditangkap Satnarkoba Bengkalis



Hal tersebut menurut Khairul Umam sangat beralasan, ternyata parlemen sudah menyurati eksekutif atau ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bengkalis sudah dilakukan tiga kali yaitu Mei, Juni dan Oktober ini.

"Kami betul-betul mendesak kepada TAPD agar segera membahas RAPBD 2020 sebagai langkah awal, paling lambat 21 Oktober besok. Karena kami juga sudah menyurati ketiga kali," tegas H. Khairul Umam, Minggu 20 Oktober 2019.



BACA JUGA : Barisan Anak Melayu Bengkalis Serahkan 500 Bibit Pohon Untuk Desa Senggoro



Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengingatkan, bahwa sekarang sudah memasuki pekan akhir Oktober 2019.

"Pembahasan APBD 2020 prediksinya akan dilakukan secara ekstra antara eksekutif dan legislatif karena akhir November mendatang ditargetkan telah disahkan dan disepakati," ucapnya.

"APBD 2020 kami ditargetkan sekitar akhir November 2019 bisa disahkan. Dan itu tugas besar," ungkapnya lagi.

Ketua DPRD definitif yang baru saja dilantik beberapa hari lalu ini juga sangat berharap pembahasan APBD 2020 mendatang harus berdasarkan pada angka riil. Dan tidak lagi ada penggelembungan anggaran dan pada akhirnya dilakukan rasionalisasi itu yang harus hindari. 

"Oleh karena itu kami meminta TAPD untuk menyampaikan anggaran yang sesungguhnya, agar APBD tidak lagi didengar ada rasionalisasi atau dikurangi dan tentu akan menyulitkan semua pihak," pungkas Khairul Umam. (R24/Hari)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...