riau24

Tiga Pengusaha Siap Melangkah ke Istana, Jadi Menteri?

Senin, 21 Oktober 2019 | 14:27 WIB
Tiga pengusaha melenggang ke Instana di panggil Presiden Jokowi, jadi menteri? (Foto/int) Tiga pengusaha melenggang ke Instana di panggil Presiden Jokowi, jadi menteri? (Foto/int)

RIAU24.COM - JAKARTA- Sampai siang ini ada tiga dari kalangan pengusaha yang sudah melenggang ke Istana Kepresidenan, Senin (22 Oktober 2019). Di antaranya, Nadiem Makarim, Wisnu Utama, dan Erick Thohir.

Sebagai informasi Nadiem merupakan pendiri dari aplikasi Gojek. Wisnu adalah pendiri dari stasiun televisi NET TV dan Erick ada pendiri dari Mahakam Group.

BACA JUGA : Unggah Foto Prabowo Saat ke Malaysia, Mantan Wagub Timor Timur ini Ucapkan Dua Kata



Dalam keteranganya, Nadiem mengaku siap mundur dari jabatannya di Gojek. "Sudah pasti dari posisi saya di Gojek sudah mundur dan tidak ada kewenangan sama sekali," katanya.

"Terhitung hari ini sudah tidak ada posisi maupun kewenangan sama sekali," sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan Wisnu yang siap mundur dari Net TV dan Kumparan.com. Wisnu pun menyebutkan, kementerian yang akan dipimpinnya sesuai dengan bidang yang selama ini ia geluti, yakni ekonomi kreatif.



BACA JUGA : Pernah Berseberangan, MUI Kini Bela Ahok jadi Bos BUMN



"Di bidang kemampuan sayalah, meningkatkan kreativitas, meningkatkan devisa," kata dia.

Wisnu Utama juga menyatakan, meskipun tidak pernah terbersit di benaknya duduk di kursi menteri, ia siap menerima tugas tersebut.

"Ya walaupun saya ini tidak pernah bercita-cita menjadi menteri, untuk sebuah kebaikan bangsa kita, saya bersedia," ujar dia.

Sedangkan, Erick hanya mengaku diajak masuk ke dalam kabinet. Namun enggan mengungkapkan pos menteri yang ia dapat. "Masalah posisi seyogianya Presiden yang umumkan," katanya.

Erick pun menegaskan bahwa ia siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Ia juga memastikan akan mundur dari perusahaan Mahaka Grup yang kini ia pimpin.

"Karena tak boleh conflict of interest, tentu harus mundur meskipun berat secara pribadi," kata mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf ini. (R24/Bisma)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...