riau24

Forkopimda Inhil Tinjau Wilayah Rawan Titik Hotspot Pakai Helikopter

Senin, 21 Oktober 2019 | 18:39 WIB
Forkopimda Inhil naik helikopter tinjau kawasan rawan Karhutla dari udara (foto/rgo) Forkopimda Inhil naik helikopter tinjau kawasan rawan Karhutla dari udara (foto/rgo)

RIAU24.COM -  INHIL- Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memantau langsung titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Inhil, dengan mengunakan helikopter, Senin 21 Oktober 2019 

Pantau melalui patroli udara ini di lakukan Bupati Inhil HM Wardan bersama unsur Forkompinda Inhil antara lain, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK, Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH serta Kajari Inhil, Soesilo.

BACA JUGA : Tim Dalwaslat Korem 031/Wira Bima Kunjungan Kerja ke Kodim 0314/Inhil



Hal ini dilakukan guna memantau perkembangan titik api karhutla yang berada di wilayah Kabupaten Inhil menyusul sudah lumayan lama tidak ada hujan turun di wilayah Kabupaten Inhil.

Menurut Bupati Inhil HM Wardan, meskipun titik panas bisa dipantau melalui Hotspot satelit Terra aqua, namun itu belum bisa memastikan titik kebakaran hutan atau bukan.



BACA JUGA : Bawaslu Inhil Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Tahapan Pemilu 2019



“Hanya melalui patroli udaralah yang tepat untuk bisa memastikan titik api karhutla secara pasti,” ujar Bupati usai patroli.

Bupati Inhil, H. M Wardan menjelaskan, patroli udara ini di fokuskan ke wilayah sungai batang dan kemuning yang termasuk wilayah paling rawan terjadinya Karhutla.

“Hasil pantauan dari udara, Alhamdulillah wilayah hulu Kabupaten Inhil tidak di temukan satupun titk api maupun asap dalam artian bersih dari titi api,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan, selain melakukan patroli udara yang dilakukan oleh para unsur pimpinan daerah Kabupaten Inhil, Dandim telah memerintahkan seluruh jajaran Kodim 0314/Inhil yang berada di koramil-koramil untuk terus melakukan patroli dan sosialisasi karhutla di wilayah-wilayah tanggung jawabnya. 

Menurut Dandim, hal ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini untuk mencegah dan memantau terjadinya karhutla di wilayahnya.

“Jika memang terdapat titik api, segera laporkan dan segera lakukan tindakan pemadaman serta koordinasikan dengan baik dengan aparat terkait,” pungkas Dandim.

PenulisR24/rgo



Loading...
Loading...