riau24

Jelang Event Bono Surfing, Bupati Harris Ekspos di Kemenparekraf RI

Minggu, 03 November 2019 | 16:55 WIB
Bupati Pelalawan HM Harris memimpin rombongan Pemkab Pelalawan melakukan ekspos Pengembangan Destinasi Wisata Bono di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (foto/ardi) Bupati Pelalawan HM Harris memimpin rombongan Pemkab Pelalawan melakukan ekspos Pengembangan Destinasi Wisata Bono di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (foto/ardi)

RIAU24.COM - PELALAWAN- Bupati Pelalawan HM Harris memimpin rombongan Pemkab Pelalawan melakukan ekspos Pengembangan Destinasi Wisata Bono di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, pekan lalu.

Ekspos ini dilakukan Pemkab Pelalawan menjelang dilaksanakannya oegelaran even Bkni Surfing atau Bekudo Bono, 11 hingga 13 November 2019 mendatang.

BACA JUGA : Besok, Tujuh Peselancar Mancanegara Mulai Bekudo Bono, Jajal Ombak di Tanjung Pebilah



Bupati HM. Harris dan rombongan disambut oleh Rizki handayani Deputi bidang pengembangan pemasaran I, Reza Pahlevi asisten Deputi regional 1 deputi destinasi dan Fahmizal asisten deputi regional II deputi pemasaran 1. Sementara rombongan Bupati turut hadir Kepala Bappeda Ir.M. Syahrul Syarif, M. Si, Kadis Parbudpora Andi Yuliandri, S. Kom, Kadis pertanian Syahpalevi, Kepala BPKAD Devitson, SH.MH, Kadis Koperasi Perindag Fakhrizal, Kepala Balitbang Arizal dan Kadis Naker Abdurrahman. 



BACA JUGA : Kembangkan Sayap Usaha, PD Tuah Sekata Teken Kesepahaman Dengan PLN



Dalam eksposenya, Bupati Harris menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengembangan potensi daerah serta penataan sarana dan prasarana penunjang.

Menurut Harris Bono diperkenalkan kepada dunia, di berbagai pameran wisata internasional Bono mendapat perhatian pengunjung. Pemkab Pelalawan juga mengundang peselancar kelas dunia untuk menguji kedahsyatan Bono. Promosi gencar gencaran menjadikan gelombang Bono bukan saja menjadi ikon wisata di Riau namun di dunia.

Untuk menggarap objek wisata Bono itu, Pemkab Pelalawan membangun infrastruktur pendukungnya. Seperti menara pantau untuk mengamati Bono, membangun fasilitas fasilitas penginapan, dan tak kalah pentingnya adalah mempersiapkan putra putri penduduk lokal untuk dididik menjadi pemandu wisata dan memperkenalkan Bono dan kebudayaan lokal kepada para turis.

"Diharapkan potensi wisata Bono dapat bersinergi dengan peningkatan kearifan  budaya lokal yang pada akhirnya dapat berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pengembangan wisata tanah air," kata Harris.

Ditambahkan Harris, Kementerian Pariwisata RI telah mengeluarkan Top National Events 2020. Dari 100 event tersebut, Bono Surfing tetap masuk bersama Pacu Jalur dan Festival bakar tongkang dari Propinsi Riau yang tergabung dalam regional 1.

"Tentunya Kita berharap sinergitas dalam menata sarana dan prasarana destinasi wisata bono kedepannya dapat lebih terarah sehingga penataan potensi pengembangan wisata Bono dapat disegerakan. Kita juga mengundang langsung Kemenparekraf untuk hadir bersama-sama dalam event surfing bono pada tanggal 11 hingga 13 november 2019 mendatang," harap Bupati.  

Rizki Handayani Deputi bidang pengembangan pemasaran I Kemenparekraf RI memberikan apresiasi terhadap langkah dan gerak Pemkab Pelalawan dalam pengembangan wisata Bono.

"Pastinya ini akan Kita bahas bersama Menteri guna mempercepat pengembangan wisata bono terutama terkait sarana dan prasarana penunjang," ujarnya. (R24/Ardi)

PenulisR24/ardi



Loading...
Loading...