riau24

Tiga Plt Kadis di Pelalawan Tak Bisa Ikut Assesment, Ini Alasannya

Rabu, 06 November 2019 | 14:27 WIB
Pemkab Pelalawan buka lelang delapan jabatan (foto/ilustrasi) Pemkab Pelalawan buka lelang delapan jabatan (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM - PELALAWAN- Tiga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pelalawan, dipastikan tidak bisa mengikuti assesment yang dilaksanakan Pemkab Pelalawan. Padahal Pemkab Pelalawan melelang delapan posisi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

BACA JUGA : Kembangkan Sayap Usaha, PD Tuah Sekata Teken Kesepahaman Dengan PLN



Ketiganya yakni, Plt Kepala Dinas Pendidikan M Zalal, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan , Pengendalian Penduduk dan KB Dahnil dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Hardian Syahputra.

Ketiga jabatan tersebut masuk dalam lelang jabatan tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Pelalawan. "Pak Zalal dan Pak Dahnil itu sudah lewat batas usianya. Keduanya sudah diatas 56 tahu. Sementara untuk Hardian, pangkatnya belum cukup," sebut seorang Kepala OPD kepada Riau24.com.



BACA JUGA : Seluruh Fraksi DPRD Setuju Membahas Tiga Ranperda Pelalawan Tahun 2019



Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan Tengku Mukhlis mengatakan, pejabat yang tidak memenuhi syarat tentu tidak bisa ikut seleksi dan asesmen.

"Ini seleksi terbuka, semua dan siapapun boleh ikut, kecuali yg tidak memenuhi syarat, seperti, tak memenuhi kriteria pangkat, umur dan lainnya," katanya kepada Riau24.com, belum lama ini.

Bupati Pelalawan HM Harris mengakui ada pejabat yang menjadi Plt tidak bisa ikut seleksi dan assesment. "Iya ada. Umur yang sudah lewat dan pangkat belum cukup," katanya kemarin.

PenulisR24/ardi



Loading...
Loading...