riau24

Nasdem Bagikan 50 Ribu Bibit Pinang Batara ke 20 Kelompok Tani di Meranti

Rabu, 06 November 2019 | 14:57 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kepulauan Meranti menyalurkan 50 bibit pinang batara (foto/Mad) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kepulauan Meranti menyalurkan 50 bibit pinang batara (foto/Mad)

RIAU24.COM - Rabu 6 November 2019, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kepulauan Meranti menyalurkan 50 ribu bibit pinang batara. Puluhan bibit itu diperuntukkan bagi 20 kelompok tani yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Wakil Ketua Bidang Pertanian DPD Nasdem Meranti, Islami menyampaikan bahwa 20 kelompok tani yang menerima program tersebut akan diberikan pendampingan. Hal itu dilakukan sampai pinang batara benar-benar berhasil nantinya. Bahkan saat panen, hasilnya juga akan ditampung langsung, sehingga terhindar dari tengkulak.

BACA JUGA : Cuma Ada 121 Formasi, 75 Orang Daftar CPNS Meranti Didominasi Bidan



"Bantuan yang kita berikan dalam bentuk kecamba. Dalam proses menjadikannya bibit pinang akan diberikan pendampingan. Bahkan sampai berhasil, seluruh kelompok akan terus kita bina," ungkapnya.

Selain itu, agar pinang tersebut bisa tumbuh baik, bantuan pupuk juga akan diberikan DPD Nasdem Meranti. Termasuk melakukan suntik terhadap batang pinang yang masih dalam pertumbuhan nantinya.



BACA JUGA : Pemkab Meranti Revisi Pengumuman CPNS dan Turunkan Batas IPK Khusus Anak Daerah



Menurut Islami kelompok tani binaan Nasdem di Meranti ada sebanyak 71 kelompok. Namun untuk tahap pertama baru 20 kelompok yang diberikan bantuan. Penyaluran tersebut baru tahap pertama dari target sebanyak 150 ribu nantinya.

"Kita juga akan terus mengevaluasi seluruh kelompok tani yang mendapatkan bantuan ini. Jika tak serius dan menyia-nyiakan bantuan, akan di blacklis dan diputus," ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Humas, Sawaludin menambahkan pinang batara dipilih karena memiliki hasil yang lebih banyak dari pinang biasa. Ditambah lagi masa panen paling lama hanya selama 3,5 tahun saja. Selain itu, harga jual juga sangat baik dan stabil yakni Rp19 ribu perkilogramnya.

"Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di Kepulauan Meranti. Hasil dari bantuan juga akan kami tampung agar nilainya bisa baik sesuai dengan harga pasaran," tambahnya. (R24/Mad)

PenulisR24/mad



Loading...

Terpopuler

Loading...