riau24

Sebut Program KIS Jokowi Tidak Laku, Ternyata Ini Alasan PDIP

Rabu, 06 November 2019 | 20:45 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tak dirasakan dampaknya pada masyarakat pada umumnya. Pasalnya program jaminan kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ini tak laku lantaran masuk kategori kelas III.

BACA JUGA : Masalah Habib Rizieq, Dirjen Imigrasi Sebut Surat Pencekalannya Tak Jelas

“Jokowi bagi KIS tapi KIS-nya enggak laku karena begitu sampai rumah sakit, kelas tiganya (ruangan) penuh. KIS itu untuk kelas tiga, bukan kelas satu. Namanya pasien ya biasanya terserah dokter (dimasukkan kelas I), yang penting anak dirawat,”kata anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, melansir dari RMOl. Rabu 6 November 2019.

Ia mengatakan tak hanya soal pelayanan di rumah sakit, masyarakat kelas menengah ke atas juga banyak yang masuk dalam daftar penerima KIS. Hal ini dinilai rentan terhadap praktik kapitalisme di bidang kesehatan.

Ke depan, dari pihak rumah sakit maupun dokter, juga harus dilakukan pembenahan agar dapat mengubah mindset untuk tidak mengomersialkan bidang kesehatan bagi masyarakat.

“Mungkin harus revolusi mental, dokter-dokter juga harus kembali pada 'ilmuku adalah ibadahku, bukan rejekiku'," tandas Wakil Sekjen PDIP ini. 



BACA JUGA : Bripda Fatwa Polwan Cantik di Pontianak Ini Bikin Netizen Terpesona

PenulisR24/riko



Loading...
Loading...