riau24

Warga Kesal dan Keluhkan Ada Tempat Potong Babi Ilegal di Dumai

Rabu, 06 November 2019 | 22:06 WIB
Pemotongan babi di Jalan Siliwangi RT 022, Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, diduga ilegal atau tidak memiliki izin (foto/Bie) Pemotongan babi di Jalan Siliwangi RT 022, Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, diduga ilegal atau tidak memiliki izin (foto/Bie)

RIAU24.COM - DUMAI- Pemotongan babi di Jalan Siliwangi RT 022, Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, diduga ilegal atau tidak memiliki izin. Warga juga protes limbah dari saluran air pembuangan pemotongan babi dianggal mencemari lingkungan.

Warga setempat, Nasution menyenut tempat pemotongan ilegal untuk babi itu terletak tidak jauh dari rumah ibadah. Aktivitas pemotongan ada beberapa lokasi, proses pemotongan dilakukan dengan cara sederhana dan tidak memproses limbahnya sebelum dibuang ke saluran.

BACA JUGA : Razia Kos-kosan dan Wisma, Satpol PP Dumai Amankan Pasangan Tanpa Surat Nikah



"Limbah pemotongan hewan liar ini langsung dibuang ke saluran air. Makanya, kami meminta (tempat) pemotongan enggak berizin itu ditutup karena dekat pemukiman warga dan rumah ibadah," ujarnya.

Mengenai RPH babi tak berizin tersebut, Nasution mengaku telah meyurati pihak terkait tapi tidak ada tindakkan baik dari tingkat keluruhan, kecamatan, Satpol PP, Dinas Lingkungan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai.



BACA JUGA : Razia KTP, Tim Yustisi Dumai Amankan Gadis di Bawah Umur Dalam Hotel



"Sudah 6 bulan surat yang ditanda tangani warga sepakat untuk menutup aktifitas pemotongan babi tersebut diberikan ke pihak terkait. Semua aktifitas RPH ada tempatnya, bukan di tempat pemukiman warga dan rumah ibadah," tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Hadiyono dikonfirmasi mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

"Dinas DKPP tidak pernah memberikan izin tempat pemotongan babi di areal tersebut. Sudah kami kordinasi dengan camat dan pihak kelurahan," tulisnya melalui pesat WhatsApp telpon selulernya singkat. (R24/Bie)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...