riau24

Setelah Heboh Soal Partai Pancasilais, Ini Komentar Surya Paloh

Sabtu, 09 November 2019 | 16:54 WIB
Surya Paloh Surya Paloh

RIAU24.COM -  Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, sempat membuat dunia politik memanas setelah pidatornya terkait partai pancasilais. Pasalnya, komentarnya itu mulai menuai beragam tanggapan, termasuk dari PDIP.

Menanggapi hal itu Surya Paloh meyakini PDI-P tak tersinggung. Ia menegaskan pidatonya itu tidak dimaksudkan untuk menyingung partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

BACA JUGA : Pilih Bergabung, Partai Berkarya tak Ingin PKS Jadi Oposisi Sendirian

"Enggak (tersinggung PDI-P), PDI-P kan sahabat. Kita bersahabat dengan semuanya, untuk apa saling menyinggung, salah lagi kita," kata Surya Paloh di sela-sela acara Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu 9 November 2019.

Dilansir kompas, Surya Paloh membantah ucapannya terlalu emosional saat bicara soal partai pancasilais yang jauh dari nilai pancasila. Menurut dia, justru Pancasila adalah alat pemersatu bangsa.

"Kalau Pancasila kita anggap emosional ya siapa yang enggak marah bangsa ini. Mana mungkin, Pancasila alat pemersatu ideologi kita," kata Surya.

Sebelumnya, politisi PDIP Andreas Hugo Pareira menilai, Surya Paloh terlalu emosional saat menyindir soal partai yang mengaku paling pancasilais, tetapi berseberangan dari nilai-nilai Pancasila.

Untuk diketahui, pernyataan itu disampaikan Surya saat pembukaan Kongres Partai Nasdem di di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11/2019).



BACA JUGA : Ditolak PDIP Surakarta Jadi Calon Walikota, Gibran Malah DIbela Tokoh Yang Getol Kritik Jokowi

Andreas berpendapat, penyataan itu disampaikan Surya untuk merespons sindiran Presiden Jokowi terkait kemesraannya dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Reaksi SP terhadap sindiran Presiden pun menurut saya terlalu emosional, membawa diskursus seolah persoalan 'pelukan' ini masuk dalam wilayah ideologis partai-partai pendukung Jokowi-Ma’ruf," lontarnya. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...