riau24

Berhasil Cegat 90 % Roket Dari Gaza, PM Israel Puji Operator Iron Dome

Kamis, 14 November 2019 | 13:08 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memuji sistem pertahanan rudal Iron Dome yang dimilikinya. Pujian ini pasca operator itu berhasil mencegat 90% dari sekitar 220 roket yang diluncurkan dari Gaza ke Israel kemarin. 

Baca Juga: Misteri di Balik Kekerasan Burkina Faso, Belasan Pria Termasuk Bayi Tewas Dipenggal

Demikian disampaikan Netanyahu pada pertemuan kabinet khusus di Yerusalem. Berbicara pada pertemuan itu Netanyahu percaya kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) "mulai mendapatkan pesan" bahwa Israel akan mempertahankan diri.

"Mereka mengerti bahwa kami akan terus memukul mereka tanpa ampun dan kami bertekad untuk mempertahankan diri," kata Netanyahu. Menurutnya, PIJ keliru jika berharap bahwa serangan roket mereka dapat melemahkan tekad Israel.

Netanyahu mengatakan IDF terus menyerang sasaran-sasaran PIJ dan menuduh faksi di Gaza bertanggung jawab atas sebagian besar serangan yang berasal dari Jalur Gaza pada tahun lalu.

Menteri Pertahanan Naftali Bennett mengatakan bahwa Israel tidak akan ragu untuk menyerang musuh penyerang negara Yahudi.

"Kami mengirimkan pesan yang jelas kepada musuh kami di semua lini, bahwa siapa pun yang berniat untuk menyakiti Israel tidak akan pernah aman," katanya, seperti dikutip dari Ynet, Kamis 14 November 2019.

Para pejabat medis di Gaza mengatakan sebanyak 22 warga Palestina telah terbunuh oleh serangan Pasulan Pertahanan Israe (IDF). IDF mengklaim serangan mereka sebagai respons atas tembakan sekitar 220 roket asal Gaza sejak hari Selasa.

Aksi saling serang antara IDF dengan kelompok militan Gaza dipicu oleh serangan militer Zionis di Gaza dan Damaskus, Suriah, yang menewaskan komandan PIJ Baha Abu al-Ata putra petinggi PIJ lain.

Baca Juga: Aksi Heroik Bocah Lima Tahun Ini Mampu Menyelamatkan Ibunya yang Dilempar Keluar Dari Jendela di Lantai Sembilan

Bennett mengatakan pasukan keamanan telah melakukan operasi yang penting untuk pertahanan Israel.

"Ini adalah arsitek aktivitas teror Jihad Islam terhadap warga sipil Israel dan dia dihilangkan," katanya, seraya menambahkan bahwa Israel tidak akan ragu untuk melakukan operasi serupa di masa depan.

Kepala Staf IDF Aviv Kochavi juga memperingatkan bahwa Israel dapat melakukan lebih banyak pembunuhan yang ditargetkan.

 

Sumber: Sindonews

PenulisR24/riko



Loading...
Loading...