riau24

Dulu Getol Kritik Ahok, Kini Tokoh Tionghoa Ini Malah Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ini Alasannya

Jumat, 15 November 2019 | 09:23 WIB
Ahok dan Lieus Ahok dan Lieus

RIAU24.COM -  JAKARTA - Rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mengangkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi bos di salah satu perusahaan BUMN ternyata mendapat respon positif dari Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma. Menurutnya, tidak masalah jika Ahok menjadi bos di BUMN.

Sikap Tokoh Tionghoa ini memang agak mengejutkan, pasalnya dulu ia kerap bersuara lantang mengkritik Ahok . Namun Lieus punya alasan mengapa ia mendukung Ahok jadi bos di BUMN.

Baca Juga: SBY: Jangan Sampai Pertumbuhan Ekonomi Kita di Bawah 5 Persen

“Tak apa-apa juga kalau Ahok diangkat jadi komisaris di Pertamina maupun PLN. Itu hak Pak Jokowi selaku presiden. Jangankan komisaris, jadi direktur pun boleh-boleh saja. Toh sebagai orang yang pernah dinyatakan bersalah, Ahok sudah dihukum untuk kesalahannya di masa lalu itu,” kata Lieus, seperti dilansir pojoksatu.id, Jumat (15/11).

Ditambahkannya, tak ada dasarnya untuk menghalangi Ahok menjadi pejabat di BUMN. “Statusnya sebagai orang yang pernah dihukum tidaklah mematikan haknya untuk jadi pejabat di BUMN. Lagi pula siapa tahu hukuman yang dijalaninya dulu membuat Ahok sudah berubah. Dia jadi tidak lagi emosional dan tidak lagi bicara kasar,” ujarnya.

Lebih lanjut Lieus menuturkan, setiap warga negara berhak dan berkewajiban untuk mengabdi kepada negara, meskipun pernah terjerat kasus di masa lalu. “Jadi, terlepas dari hukuman yang pernah diterimanya, Ahok tetaplah warga negara yang memiliki hak untuk berkontribusi pada bangsa dan negara ini,” tegasnya.

Baca Juga: Kemendikbud Hapus Ujian Nasional dan Diganti Sistem Penilaiaan Berbobot Penalaran

Lieus menegaskan, tidak ada alasan bagi bangsa ini untuk terus menerus memendam kebencian pada seseorang. “Sekali lagi, Ahok pernah dinyatakan bersalah, toh dia sudah menerima hukumannya. Siapa sih di antara kita yang tidak pernah melakukan kesalahan? Hanya saja kadang kesalahan kita berbeda-beda. Lagi pula, tidak ada jaminan pejabat yang gak pernah dihukum, tidak akan melakukan kesalahan,” paparnya.

Lieus juga berpesan kepada Ahok agar berhati-hati jika benar menjadi bos di BUMN. Dia berharap Ahok bisa benar-benar menjalankan amanah itu dengan baik dan tidak lagi bersikap arogan. “Tegas dan kritis itu boleh. Tapi bersikap kasar dan merendahkan orang lain jangan lagi terulang,” harap Lieus.***

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...