riau24

RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap, Ternyata Ini Penyebabnya

Sabtu, 16 November 2019 | 14:58 WIB
Rumah sakit Madani Pekanbaru belum bisa layani rawat inap (foto/int) Rumah sakit Madani Pekanbaru belum bisa layani rawat inap (foto/int)

RIAU24.COM - Sabtu 16 November 2019, Rumah Sakit (RS) Madani yang dikelola Pemko Pekanbaru di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, masih belum bisa melayani rawat inap. Padahal rumah sakit ini sudah beroperasi sejak tahun lalu.

Baca Juga: Proyek Dikeluhkan Masyarakat, Siap-Siap Kontraktor IPAL Dipanggil Dewan



Hal itu dibenarkan Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi, kendala rumah sakit untuk rawat inap karena tidak memiliki alat kesehatan. "Saat ini, kami sudah memiliki rumah sakit di Jalan Garuda Sakti. Sedih saya kalau bercerita dengan rumah sakit ini karena hanya melayani rawat jalan," sebut Ayat Cahyadi, Sabtu (16 November 2019).

Baca Juga: Sambut HUT Ke-59, Jasa Raharja Gelar Donor Darah

Pelayanan RS Madani kalah dengan 23 puskesmas di Pekanbaru. Sebab puskesmas di Pekanbaru sudah bisa melayani rawat inap, tidak hanya rawat jalan. "Intinya, dana tidak ada. Karena kalau ingin menjadi rumah sakit rawat inap maka diperlukan alat kesehatan. Harganya mahal," lanjut Ayat Cahyadi kemudian.

Di tempat terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru Muhammad Amin sebut RS Madani di bagian belakang sudah hampir rampung. Selanjutnya, Grand Opening bakal dilaksanakan pada 2020. "Wali kota sudah menegaskan agar nilai pelayanan sudah mendapat A-, bukan B- lagi. Petugas medis kami sudah cukup di sana," sebut Amin.

Ruangan-ruangan di rumah sakit itu sedang dalam pembenahan. Ranjang pasien sudah tersedia. "Tapi, rawat inap belum bisa dilakukan. Karena, kami harus Grand Opening dahulu," kata Amin.

Sebenarnya, ada tiga langkah lagi yang harus dilalui RS Madani yaitu akreditasi, sistem pengelolaan dijadikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...