riau24

Wagub Riau Terkejut Lihat Padatnya Napi dan Tahanan di Lapas Bengkalis

Selasa, 19 November 2019 | 15:20 WIB
Wakil Gubernur Riau Edy Natar meninjau Lapas Bengkalis (foto/Hari) Wakil Gubernur Riau Edy Natar meninjau Lapas Bengkalis (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas IIA Bengkalis terkejut dan mengaku sangat prihatin dengan kondisi penghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis yang sudah sangat melebihi batas atau over kapasitas.

Baca Juga: Satreskrim Tahan JD Pria Paruh Baya Warga Kembung Luar Bengkalis Akibat Dari Ini



Sebenarnya, untuk kapasitas lapas II A Bengkalis 392 orang. Dan saat ini lapas Bengkalis terpaksa harus diisi dengan 1.607 orang lebih narapidana (napi), maupun tahanan.

"Setelah melihatnya, kami prihatin dengan kondisi yang disampaikan ini, kapasitasnya hanya 392 orang namun saat ini diisi dengan 1.600 orang lebih, tentu sangat memprihatinkan. Meskipun hampir semua kondisi Lapas seperti itu," ujar Wagubri Edi Natar Nasution kepada sejumlah wartawan di Lapas II Bengkalis, Selasa 19 November 2019.

Baca Juga: Dipastikan Lulus Admistrasi, Pelamar Panwascam Akan Ikuti Tes Tertulis Gunakan Komputer

Dari 1.607 orang lebih napi di Lapas Bengkalis ini, 87 persen penghuninya adalah merupakan perkara dari tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"Harus ada upaya-upaya daerah untuk mengatasi kondisi Lapas melebihi kapasitas ini, akan tidak semudah yang dibayangkan, salah satunya adalah landasan hukum dan harus sesuai ketentuan. Meskipun itu niat baik, belum tentu menjadi kebaikan. Tidak sesuai aturan akan menyebabkan masalah," ucap Wagubri.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Khairul Umam yang saat itu turut mendampingi Wagubri Edi Natar Nasution, juga mengaku turut prihatin dengan kondisi kapasitas Lapas yang ada saat ini.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, juga sudah ada dilakukan upaya dengar pendapat, Lapas Kelas IIA mengusulkan agar bangunan hunian para napi ditingkatkan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar.

Khairul Umam juga akan berusaha memperjuangkan anggaran itu dan kembali melakukan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bengkalis.

"Dan insyaallah akan kami perjuangkan itu, untuk anggaran tahun 2020 mendatang dan akan dikonsultasikan kembali dengan TAPD, karena dari usulan sebesar Rp6 miliar sudah ada persetujuan sebesar Rp1 miliar. Dengan melihat kondisi kapasitas Lapas dari dekat ini, penambahan anggaran bisa jadi pertimbangan," ujar Khairul Umam.

Hadir dalam kunjungan Wagubri ke Lapas Bengkalis tersebut, diantaranya, Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Timmy Prasetya Harmianto, Perwakilan Binda Riau Letkol Inf Bahtiar, Kanan Kesbang Pol H Hermanto Baran serta rombongan lainnya. (R24/Hari)

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...