riau24

Akun Instagram Polres Binjai Unggah Tuduhan Reuni 212 untuk Gulingkan Jokowi, Kapolres Minta Maaf

Rabu, 27 November 2019 | 16:51 WIB
Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto meminta maaf Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto meminta maaf

RIAU24.COM -  MEDAN - Sebuah postingan terkait kegiatan Reuni 212 di akun Instagram resmi Polres Binjai, Sumatera Utara sontak menghebohkan warganet. Pasalnya, konten yang diunggah akun instagram tersebut bernada provokatif dan menuding gerakan reuni 212 tanpa alasan yang jelas.

Akun bernama @tribrataresbinjai itu menuliskan ‘Tujuan Tersembunyi Reuni 212’ sebagai judul. Kemudian keterangan di bagian bawah, “Gerakan Reuni 212 berusaha menggerakkan masyarakat kelas menengah dan bawah untuk berupaya menggulingkan pemerintah dengan cara-cara serupa Hizbut Tahrir di Suriah” dengan menuliskan nama Alwi Shihab sebagai pemilik statement.

Baca Juga: Faizal Assegaf Doakan Habib Luthfi Jadi Ulama Istana yang Amanah, Netizen Langsung Bilang Ini

Postingan ini diunggah Sabtu (23/11/2018). Namun setelah heboh, postingan sempat dihapus dan akun dinonaktifkan. Banyak yang menyesalkan postingan itu datang dari akun resmi Kepolisian Resort Binjai.

Menyikapi munculnya postingan tersebut, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto meminta maaf dan mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh agama di Mapolres Binjai, Rabu (27/11/2019). Dia tak membantah semua itu ulah anggotanya.

“Saya sebagai Kapolres Binjai atas nama anggota saya dan seluruh kesatuan Polres minta maaf. Karena sudah terjadi keteledoran anggota saya dalam memposting hal-hal yang sifatnya sensitif untuk agama,” ujarnya, seperti dikutip dari pojoksatu.id.

axc2

Nugroho mengungkapkan, konten itu diunggah anggotanya yang berstatus PHL (pekerja harian lepas) di bidang Humas. "Melihat berita berita di internet di situ dia langsung share (postingan itu), tanpa mengonfirmasi ke Kasubag Humas atau ke saya,” bebernya.

Nugroho berjanji akan menindak tegas anggotanya yang teledor tersebut dan berharap masalah ini tidak diperpanjang. Ia juga berterima kasih karena tokoh masyarakat dan agama di Binjai dapat menanggapi peristiwa itu dengan hati yang tenang.

zxc3

“Alhamdulillah semua sudah terselesaikan dengan baik. Untuk ke depanya sebagai masukan kepada kita khususnya Polres Binjai jangan sampai berita yang belum tentu benar kita share, jangan sampai jadi berita hoaks atau fitnah,” jelasnya.

Sementara untuk akun yang sempat dinonaktifkan, Nugroho mengatakan akan segera diaktifkan. “Ya (diaktifkan kembali), karena Instagram itu tujuannya untuk memberikan pesan Kamtimbmas kepada masyarakat,” pungkasnya. ***

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...