riau24

Gas Elpiji 3 Kg Kembali Langka, DPRD Riau Minta Pemerintah Harus Ketat Mengawasi

Rabu, 27 November 2019 | 20:31 WIB
Asri Auzar Asri Auzar

RIAU24.COM -  Kelangkaan gas elpiji 3 Kg bersubsidi kembali terjadi di sejumlah kabupaten lainnya di Provinsi Riau tidak hanya di ibukota provinsi kota Pekanbaru. Akibatnya, harga gas melon tersebut melambung tinggi hingga Rp35 ribu per tabung. 

Baca Juga: Sediakan Payung, Malam Ini BMKG Prediksi Hujan Di Pekanbaru

Menanggapi kelangkaan yang sudah sering terjadi ini, pimpinan DPRD Riau meminta agar Dinas Perdagangan dan koperasi Provinsi Riau melakukan  pengawasan ketat penyaluran gas di pangkalan-pangkalan gas elpiji. 

"Kita juga  minta Pertamina menyalurkan gas elpiji 3 kg melancarkan distribusi gas itu  karena gas 3 kg merupakan kebutuhan Primer masyarakat apalagi sekarang tidak ada lagi minyak tanah, "kata Wakil ketua DPRD Riau Asri Auzar di DPRD Riau. Rabu 27 November 2019.

Kepada OPD terkait Ia juga meminta harus mengawasi agar jangan sampai gas melon itu di salahgunakan oleh agen dengan menjual ke rumah makan, sehingga harganya lebih mahal. 

" Gas 3 kg ini kan subsidi untuk keluarga yang tidak mampu, tapi ternyata sekarang tidak begitu. Di lapangan, sudah banyak rumah makan atau restoran besar yang menggunakan gas melon ini. Hal itulah yang membuat gas 3 kg menjadi langka, maka dari itu OPD terkait haruaw mengawasinya, "jelasnya.

Baca Juga: Mantan Kadis Pariwisata Riau Meninggal Dunia di Bandung

Politisi Demokrat itu juga meminta kepada masyarakat jika menemukan adanya penimbunan gas 3 kg agar melaporkan pada pihak terkait sebab itu adalah ranah pidananya.

PenulisR24/riko



Loading...
Loading...