riau24

Selain Ustaz Tengku Zulkarnain, Putra Ulama NU ini Tanggapi Polisi Sebar Personel Untuk Awasi Masjid

Kamis, 28 November 2019 | 10:11 WIB
Ustaz Hilmi Firdausi Ustaz Hilmi Firdausi

RIAU24.COM - Ustaz Hilmi Firdausi mengomentari persoalan rencana Mabes Polri yang menerjunkan personel Bhabinkamtibmas yang akan mengawasi masjid-masjid yang dalam acara dakwahnya mengandung narasi kebencian.

Ustaz Hilmi mengatakan, dengan adanya pengawasan yang dimaksud, justru akan membuat orang ramai untuk datang ke masjid.

"Semakin Masjid diawasi, malah akan semakin banyak orang yg datang ke Masjid. Insya Allah, berawal dari Masjid Ummat Islam akan bangkit. Allahu Akbar!," tegas Ustaz Hilmi di akun Twitternya, Kamis, 28 November 2019.

Baca Juga: Tak Efektif Berantas Korupsi, Komnas HAM Take Setuju Hukuman Mati Bagi Koruptor

Netizen turut mengomentari kicauan dari putra dari Ulama NU KH Amin Afandi. Berikut ini komentar para netizen.

"Kejahatan apa yg dilakukan orang dlm mesjid?
Makruf harusnya perintahkan polisi awasi kerja pejabat di negeri ini.
contoh pernyataan ulama yg telat jadi preman
lebih nyaman dlm istana drp berada dlm mesjid
maka mulai dikaburkan nya fungsi mesjid.
nauzubillah...," komentar @Bee_Bertahan.

"Aamiin Ya Rabbal Alamin..saya percaya ustadz!! Saya yakin itu. Semakin diawasi, masjid makin ramai koq," kata @pamungkas82.

Baca Juga: Soal Kartu Pra Kerja, Jokowi Bantah Gaji Pengangguran

Sementara itu, Ustaz Tengku Zulkarnain seperti diberitakan sebelumnya memberikan protes pengawasan masjid dan mempertanyakan mengapa hanya masjid yang diawasi. Menurutnya, yang dilakukan polisi tersebut telag meresahkan.

"Hebat pak Polisi. Masjid kalian awasi, ya...? Hanya masjid....? Mau kembali ke zaman lama, ya? Reformasi kalian anggap apa? Kalian jangan bikin RESAH...," kata Ustaz Tengku Zulkarnain di akun Twitternya, Rabu, 27 November 2019.

Dia pun meminta kepada DRI RI untuk tidak diam dan memanggil pihak kepolisian dan meminta klarifikasi. "Saya PROTES sikap kalian ini. DPR RI, Komisi VIII, jangan diam kalian. Panggil dan minta Klarifikasi...," lanjutnya.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...