riau24

Dibawa Naik Pesawat Garuda, Ada Penumpang Berusaha Selundupkan Harley Davidson

Selasa, 03 Desember 2019 | 10:54 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  JAKARTA - Upaya penyelundupan komponen motor Harley Davidson bekas dan dua buah Sepeda Brompton diungkap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Komponen motor dan sepeda tersebut dibawa masuk ke Indonesia melalui pesawat Airbus A330-900.

Kasubdit Humas Bea Cukai Deni Surjantoro mengatakan pesawat tersebut baru dan merupakan pesanan dari Garuda Indonesia.  Pesawat tersebut mendarat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) pada 17 November lalu.

Baca Juga: Sediakan Payung, Malam Ini BMKG Prediksi Hujan Di Pekanbaru

Usai mendarat, pihaknya melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan 18 kotak bawaan penumpang. 

Dari 18 kotak tersebut, 15 di antaranya berisi suku cadang motor Harley Davidson bekas dalam kondisi terurai. Sementara itu, tiga kotak lainnya berisi sepeda Brompton.

Baca Juga: Mantan Kadis Pariwisata Riau Meninggal Dunia di Bandung

Deni mengatakan sampai saat ini pihaknya tengah memeriksa barang-barang tersebut.  "Pemeriksaan masih terus dilakukan, dan diharapkan dalam waktu dekat ini selesai," katanya, seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (3/12) pagi.

Sementara itu Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan semua barang yang berada di pesawat dan saat ini sedang diperiksa Ditjen Bea dan Cukai merupakan tanggung jawab penumpang,

"Itu (sparepart Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton) barang penumpang. Kami secara prosedur juga sudah sampaikan ke penumpang aturannya seperti apa. Kalau memang harus bayar pajak, ini tanggung jawab penumpang," pungkas Ikhsan.

Ia mengatakan berdasarkan data manifest, jumlah penumpang pesawat saat mendarat sebanyak 32 orang. Penumpang tersebut terdiri dari 10 orang kru pesawat dan 22 penumpang. ***

 

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...