riau24

Rakyat Tunisia Minta Menteri Pariwisata Dipecat, Gara-gara Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 03 Desember 2019 | 13:00 WIB
Menteri Pariwisata Tunisia terancam dipecat (foto/int) Menteri Pariwisata Tunisia terancam dipecat (foto/int)

RIAU24.COM - Selasa 3 Desember 2019, Menteri Pariwisata Tunisia, Roni Trabelsi mengundurkan diri atau dipecat. Sebab Menteri Pariwisata Tunisia itu dianggap berupaya menormalisasi hubungan antara dengan Israel.

Baca Juga: Senilai Rp 1,68 Miliar, Karya Seni Pisang Dilakban Dilahap Seniman Lain



Seperti dilansir dari Okezone, seruan-seruan ini datang dari politisi, jurnalis, dan aktivis Tunisia. Setelah muncul niat memberikan dokumen perjalanan atau visa untuk peziarah Yahudi dari Israel yang berasal dari Tunisia, yang menyebabkan kontroversi di antara penduduk setempat.

Baca Juga: Arab Saudi Tak Lagi Wajibkan Pisahkan Pintu Masuk Restoran Berdasarkan Jenis Kelamin

Kepada kantor berita Jerman, Trabelsi menyebut 90 persen peziarah Yahudi dari Israel yang mengunjungi Tunis berasal dari Tunisia. Sehingga dianggap mereka memiliki hak untuk kembali ke negara mereka dan memiliki akses masuk yang difasilitasi.

"Pernyataan ini memasukkan seruan eksplisit untuk menormalisasi hubungan dengan mereka yang disebut oleh si menteri sebagai orang Israel asal Tunisia," sebut Analis Politik Lahbib Boujeela sebagaimana dilaporkan Middle East Monitor, Selasa (2/12/2019).

“Orang Israel asal Tunisia telah melakukan pelanggaran hukum dengan pindah ke negara pendudukan dan tinggal di sana. Mereka pergi secara sukarela dan menggunakan afiliasi agama mereka untuk menjadi pemukim dan penjajah," lanjut Analis Politik Lahbib Boujeela.

Analis Politik Lahbib Boujeela manambahkan bahwa pernyataan Trabelsi tersebut "melemahkan kedaulatan Tunisia". Sebab Tunisia sejalan mengenai masalah Palestina yang merupakan masalah negara-negara Arab lainnya. (Riki)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...