riau24

Viral Video Nelayan Lepaskan Hiu Tutul Tersangkut Tali, Susi Pudjiastuti: Anda Pahlawan Kemanusiaan

Selasa, 03 Desember 2019 | 15:24 WIB
Netizen di laman twitter dihebohkan dengan video viral yang menampilkan hiu tutul (foto/int) Netizen di laman twitter dihebohkan dengan video viral yang menampilkan hiu tutul (foto/int)

RIAU24.COM - SARAWAK- Netizen di laman twitter dihebohkan dengan video viral yang menampilkan hiu tutul terikat tali tambang minta diselamatkan oleh nelayan di wilayah perairan Sarawak.

Baca Juga: Skandal Garuda Terkuak, Muncul Tagar Garuda Harta Tahta dan Wanita Netizen : Hancur Nama Besar Seketika...



Aksi penyelamatan hiu tutul berjalan dramatis. Ditengah terjangan gelombang laut tampak hiu tutul merapat ke kapal nelayan. Sementara dengan sigap nelayan langsung mengaitkan tali yang terikat pada tubuh hiu tutul tersebut dengan alat pengait dan langsung memotong tali.

Video berdurasi 1:58 detik itu pun menyita perhatian mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Ia mengapresiasi upaya penyelamatan yang dilakukan nelayan terhadap hiu tutul tersebut.

Baca Juga: Dress Merah Nia Ramadhani Terbelah Tinggi Hingga Paha, Netizen Bilang Begini

“Kerjasama kemanusiaan yg luarbiasa indah antara 2 mahkuk ciptaan Tuhan. Terimakasih Bapak2 Nelayan. Anda pahlawan kemanusiaan,” kicaunya pada akun twitter @susipudjiastuti.

Sementara warganet lainnya ikut berkomentar, seperti akun @putra_nofi: “Ikan paus minta tolong buka tali yg terikat pada badan dia di perairan sarawak. Manusia dan alam bersahabat, super sekali,” tulisnya.”

@KembarPutra4: “Masya Allah. Sepertinya dia mengucapkan terima kasih lalu pergi."

@johnhendri2016: “MasyaAllah bersahabat berbaik prilaku alangkah indahnya beginilah yang Allah tanamkan dlm ruh jiwa yg berakal sehat jiwa n raga Alhamdulillah Terima kasih abang kk adek yg dilaut Terima kasih semoga melimpah ruah rizki penuh hidayah berkah aamiin ya Allah."

@Ardiansyah76: “Senang banget dia ekornya di lambai lambaikan Thanks u mas broo by by."

PenulisR24/put



Loading...
Loading...