riau24

Viral, di Negara Ini Pengemis Sudah Canggih, Bisa Terima Derma Pakai Transaksi Digital

Rabu, 04 Desember 2019 | 11:07 WIB
Pengemis di China yang sudah menggunakan transaksi digital untuk menerima derma dari orang lain. Foto: int Pengemis di China yang sudah menggunakan transaksi digital untuk menerima derma dari orang lain. Foto: int

RIAU24.COM -  Fenomena cashless society (budaya tanpa uang tunai) tampaknya sudah benar-benar menjalar di hampir semua lini kehidupan. Tapi yang yang terjadi di China ini, bisa dikatakan memang lain dari yang lain. Saking sudah membudayanya, pengemis di China telah memanfaatkan transaksi digital melalui QR Code untuk menerima derma dari orang-orang.

Canggihnya cara yang dipakai para pengemis di China ini, belakangan menjadi sorotan netizen setelah kisah ini diunggah akun Facebook bernama Fazil Irwan. Dalam unggahannya, Fazil bercerita mengenai pengalamannya saat bertemu dengan para pengemis di Negara Tirai Bambu, yang sudah canggih itu.

Baca Juga: Erdogan Serukan 57 Negara OKI Keroyok Israel Untuk Bela Palestina

Dilansir republika, Rabu 4 Desember 2019, Fazil bercerita ketika ia bersama rekan-rekannya bertemu dengan seorang pengemis yang meminta sumbangan. Ketika itu, mereka mengatakan tidak ada uang tunai yang bisa mereka dermakan kepada si pengemis. 

Namun jawaban yang diberikan si pengemis malah membuatnya jadi kaget bukan alang kepalang. Soalnya, si pengemis langsung membalasnya dengan menawarkan pembayaran melalui dompet digital WeChat.

"Kebetulan beberapa teman kami pergi makan malam dan seorang pengemis di jalan meminta uang. Salah satu teman kami mengatakan kepada pengemis bahwa dia tidak punya uang tunai. Pengemis itu berkata tidak apa-apa, Anda dapat membayar melalui WeChat. Dan itulah yang dia lakukan," terang Fazil. 

Sontak saja, fenomena tersebut pun sontak menjadi viral dan menarik perhatian netizen. 

Baca Juga: Iran Sebut Israel Akan Menyesal Jika Menyerang Taheran

Untuk diketahui, sistem kerja pengemis di China yang bisa dikatakan canggih itu, tidak terlepas dari kebijakan pemerintah setempat terkait penggunaan transaksi digital.

Pemakaian transaksi digital oleh pengemis di China sudah mulai marak digunakan sejak pertengahan tahun 2019. Dalam aksinya, para pengemis membekali diri dengan cetakan QR Code yang dikalungkan di leher. Para penderma pun hanya perlu memindai (scan) kode tersebut lalu mentransfer nominal uang yang ingin didermakan. Wah, canggih ya? ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...